Berita Pamekasan
BPBD Pamekasan Setop Kirim Bantuan Air Bersih ke Daerah Rawan Kekeringan pada Akhir Oktober 2020
Pengiriman bantuan air bersih yang dikirim oleh BPBD Pamekasan akan berhenti pada akhir Oktober 2020.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ratusan dusun dan puluhan desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, yang terdampak kekeringan sudah menerima bantuan air bersih setiap hari.
Pengiriman bantuan air bersih yang dikirim oleh BPBD Pamekasan ke sejumlah dusun dan desa ini berlangsung sedari pagi hingga malam hari.
Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan, sebanyak 77 desa dan 311 dusun di Pamekasan yang mengalami kekeringan sudah mendapat bantuan air bersih setiap hari.
Baca juga: Orasi Tunggal Ketua Pemuda Pamekasan saat Hari Sumpah Pemuda, Angkat Kesejahteraan Para Tukang Becak
Baca juga: Idap Gangguan Jiwa Sejak Kecil, Pemuda Sampang Ditemukan Tewas di Tengah Hutan, Ada Tali Terputus
Baca juga: Nasib Tragis Guru di Ponorogo, Berniat Kerjakan Daun Pintu di Rumah, Tak Lama Ditemukan Tewas
Bahkan, kata dia, pengiriman air bersih juga dilakukan hingga malam hari.
Ia memprediksi, kemungkinan pengiriman bantuan air bersih ini akan berhenti pada akhir Oktober 2020.
Namun, ia menyebut, pihaknya masih butuh kajian lebih dalam lagi perihal darurat kekeringan di Pamekasan tersebut apakah sudah berakhir atau masih berlanjut.
"Kalau penghitungan waktu penetapan SK sampai akhir Oktober 2020 pengiriman bantuan air bersih ini berakhir," kata Akmalul Firdaus saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Rabu (28/10/2020).
Tapi, lanjut Firdaus, belum tentu juga di akhir Oktober 2020 ini, sumber air di daerah rawan kekeringan akan muncul.
Bisa saja kata dia, penampungan air dan sumber air di masyarakat masih belum memadai.
Baca juga: Hasil 3 Hari Operasi Zebra Semeru 2020 di Sampang, Lebih dari 100 Pengendara Terjaring, R2 Dominasi
Baca juga: Pengurusan Berkas Kependudukan di Dispendukcapil Pamekasan Gratis, Jangan Sampai Tertipu Calo!
Sehingga, apabila hal itu terjadi, pengiriman bantuan air bersih masih akan tetap dilakukan.
"Paling tidak akhir Oktober 2020 ini akan diketahui keputusannya akan diperpanjang atau tidak pengiriman bantuan air bersih itu," janjinya.