Berita Sampang
Idap Gangguan Jiwa Sejak Kecil, Pemuda Sampang Ditemukan Tewas di Tengah Hutan, Ada Tali Terputus
Dayat (25) ditemukan tergeletak di tanah tengah Hutan Kera Nepa Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Warga Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, digegerkan oleh penemuan mayat di Hutan Kera Nepa, Rabu (28/10/2020).
Informasi yang dihimpun oleh TribunMadura.com, mayat tersebut berjenis laki-laki bernama Dayat, warga setempat.
Diduga, korban berumur 25 tahun itu bunuh diri dengan cara menggantungkan diri di pohon dengan menggunakan tali.
Baca juga: Nasib Tragis Guru di Ponorogo, Berniat Kerjakan Daun Pintu di Rumah, Tak Lama Ditemukan Tewas
Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, Ketua Pemuda Pamekasan Orasi Tunggal di Atas Becak, Usulkan Aplikasi Go-Cak
Baca juga: Lulusan S2 UGM asal Madiun Manfaatkan Popok Bekas Jadi Media Tanam, Cegah Banjir saat Musim Hujan
Jenazah Dayat ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 08.00 WIB di area dalam hutan yang penuh monyet tersebut.
Korban saat itu ditemukan dengan kondisi sudah tergeletak di tanah lantaran tali yang digunakan untuk bunuh diri terputus.
Mengetahui hal itu, salah satu warga yang menemukan bergegas meminta tolong kepada warga setempat sekaligus kepada Kepala Desa Nepa.
Kepala Desa Nepa, Junaidi membenarkan bahwa salah satu warganya ditemukan meninggal di dalam hutan Nepa.
Dayat diketahui sudah tidak ada dirumahnya sejak (27/10/2020) siang, sehingga keluarga mencari keberadaannya.
Namun, pihak kelurga tidak kunjung menemukannya.
Baca juga: Universitas Trunojoyo Madura Jadi Garda Terdepan Tanamkan Nilai-nilai Kebangsaan kepada Mahasiswa
Baca juga: Daftar Rekomendasi Film Korea Terbaik, Genre Romantis, Time Travel, hingga Romantic Comedy
Sehari setelahnya, Dayat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Kata Junaidi, setelah mendapat keterangan dari pihak keluarga, Dayat memang mengalami gangguan jiwa sejak lama, bahkan dari kecil.
"Almarhum memang sakit saraf sejak lama," ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Banyuates AKP Dodi Pratama menyampaikan, pihaknya langsung menuju kelokasi setelah mendapatkan laporan dari warga setempat.
Setibanya di lokasi, pihaknya langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus, mengumpulkan bukti.
"Saat di lokasi kami juga meminta keterangan terhadap sejumlah saksi dan pihak keluarga, hasilnya diduga meninggal karena bunuh diri," pungkasnya.