Breaking News:

Berita Sampang

Pembacaan Ikrar Kembali ke Ajaran Aswaja Dilaksanakan dengan Prokes, 6 Tenaga Medis Diterjunkan

Pembacaan ikrar pengikut Tajul Muluk atau Ali Murtadho di Kabupaten Sampang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agus Mulyadi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pembacaan ikrar pengikut Tajul Muluk atau Ali Murtadho di Kabupaten Sampang Madura untuk kembali ke ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) akan digelar pada Kamis (5/11/2020).

Pembacaan ikrar pengikut Tajul Muluk atau Ali Murtadho di Kabupaten Sampang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Sampang menerjunkan tenaga kesehatan analis untuk merapid test warga syiah yang mengungsi di Rumah Susun (Rusun) Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo.

Baca

Baca juga: Kepala Desa Panaguan di Pamekasan Ancam Bakar Toko dan Warung Warga Jika Menjual Produk Prancis

Baca juga: FOTO Prewedding Sule dan Nathalie Holscher di Hotel Mewah, Sang Komedian Tatap Mesra Calon Istri

Baca juga: Ketua Banggar DPR RI Isi Kuliah Umum di STIDAR Sumenep, Singgung Soal Sumbangsih NU Terhadap NKRI

"Kegiatan pembacaan ikrar tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dan Ada enam orang dari tim analis lab yang berangkat ke Jemundo besok pagi untuk merapid tes," kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agus Mulyadi, Selasa (3/11/2020).

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan rapid test di Jemundo Sidoarjo juga dibantu oleh Dokter Polisi (Dokpol) dari Polres Sampang.

Kemudian, Agus Mulyadi menjelaskan bila diketahui hasilnya reaktif pada warga di Jemundo, Sidoarjo terdapat dua opsi penanganannya.

Baca juga: Pasutri di Kartoharjo Magetan Ditemukan Tewas Berpelukan di Dalam Sumur, Diduga Hirup Gas Beracun

Baca juga: Bocah 9 Tahun di Sampang Alami Pelecehan Seksual dari Oknum PNS, Ada Permintaan Pegang Alat Vital

Baca juga: Rizky Billar Blak-blakan Ingin Menikah Tahun Depan, Lesty Kejora: Kalau Sudah Dekat, Gak Mau Ditunda

Pertama, warga yang hasilnya reaktif tersebut tidak mengikuti pembacaan ikrar di Pendopo Trunojoyo Sampang karena harus menjalankan isolasi di Jemundo, Sidoarjo.

"Kedua bisa saja juga ikut tapi, tetap melalui Protokol Kesehatan sebagai pasien reaktif," tuturnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pembacaan ikrar akan dilakukan di Pendopo Trunojoyo Sampang dengan jumlah warga 328 namun, 41 pengikut Tajul Muluk tersebut tidak dapat menghadiri karena berhalangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved