Breaking News:

Virus Corona di Malang

Tenaga Kesehatan di Kota Malang Diprioritaskan Mendapat Vaksin Covid-19 Tahap Awal

Pemerintah Kota Malang telah memprioritaskan tenaga medis dan tenaga kesehatan di Kota Malang untuk menjalani vaksinasi Covid-19, Jumat (6/11/2020).

Shutterstock
Ilustrasi vaksin Covid-19, vaksin virus corona 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang telah memprioritaskan tenaga medis dan tenaga kesehatan di Kota Malang untuk menjalani vaksinasi Covid-19, Jumat (6/11/2020).

Saat ini, Pemkot Malang sedang melakukan pendataan kepada para tenaga kesehatan tersebut agar nantinya menjalani vaksinasi Covid-19 di tahap awal.

"Kami prioritaskan nakes dulu yang berdomisili di Malang. Terutama tenaga kesehatan yang statusnya Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun yang bukan," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji.

Baca juga: Download Lagu MP3 Musik Dugem DJ Remix Full Bass Terbaru 2020, DJ Breakbeat, DJ Slow hingga DJ Opus

Baca juga: Kecam Macron Hina Islam, FKUIB Ponorogo Deklarasi Boikot Produk Prancis

Baca juga: Pembunuhan Sadis Siswa SMP di Bukit Jamur, 2 Remaja Bunuh Ariel, Berlatar Sakit Hati Kekasih Digoda

Baca juga: Pasar Sedekah di Desa Bangkes Kabupaten Pamekasan, Warga Boleh Ambil Kebutuhan Pokok Secara Gratis

Sutiaji menyampaikan, bahwa untuk jumlah keseluruhan tenaga kesehatan yang bakal menjalani vaksinasi masih dalam proses pendataan.

Kemungkinan, jumlahnya ada sekitar 700 tenaga kesehatan lebih yang akan menjalani vaksinasi.

"Jumlahnya belum tau, ini masih proses. Intinya tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit, klinik maupun di puskesmas-puskesmas yang akan kami data," terangnya.

Sutiaji pun memiliki alasan tersendiri, kenapa tenaga kesehatan menjadi prioritas utama dalam vaksinasi tersebut.

Menurutnya, nakes merupakan orang yang rentan sekali terkena Covid-19. Karena tugas mereka ialah menangani orang banyak.

"Ya nakes ini memang rentan kena resiko. Jadi kami prioritaskan duluan. Baru setelah itu kami prioritaskan yang bekerja di bagian pelayanan," ucapnya.

Baca juga: Hasil Rapid Test Acak 9 SMP di Kabupaten Ponorogo Jadi Penentu Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Peminjaman Modal Bagi Pelaku UMKM Sudah Disahkan Pemkab Pamekasan, Tersedia Anggaran Rp 5 Miliar

Baca juga: Imun Warga Desa Dinilai Lebih Kuat, Pemkab Sumenep Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Sosok Penghina Betrand Peto Ngamen Terus Jadi Artis, Ruben Onsu: Apa yang Salah dari Anak Pungut?

Sementara itu, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif menyampaikan, bahwa ada beberapa prioritas bagi penerima vaksin Covid-19.

Kebijakan tersebut tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

"Pertama itu nakes, kedua yang memberikan pelayanan publik, yakni TNI/Polri. Kemudian, pihak pelayanan publik, seperti petugas Stasiun, Terminal, Bandara, PDAM dan PLN," ucapnya.

Meski demikian, dr Husnul belum bisa memastikan, kapan Kota Malang akan menerima vaksin Covid-19.

Oleh karenanya, pihaknya menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait penerimaan vaksin Covid-19.

"Kami juta masih menunggu. Karena pendistribusian kan dari pusat. Tapi yang terpenting, kami sudah melakukan persiapan agar vaksinasi nanti berjalan secara maksimal dan lancar," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved