Breaking News:

Berita Malang

Satlantas Polresta Malang Kota Gelar Simulasi Penutupan Jalan Basuki Rahmat Mulai Pekan Depan

Satlantas Polresta Malang Kota akan lakukan simulasi penutupan Jalan Basuki Rahmat pada Senin (9/11/2020).

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jumat (30/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Jelang penutupan Jalan Basuki Rahmat secara total, Satlantas Polresta Malang Kota terlebih dahulu akan lakukan simulasi penutupan jalan.

Jalan Basuki Rahmat akan ditutup secara total selama adanya proyek pembangunan koridor Heritage Kayutangan.

"Pihak pelaksana proyek akan mengganti jalan aspal menjadi jalan paving, sehingga perlu dilakukan penutupan Jalan Basuki Rahmat," kata Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution kepada TribunMadura.com, Sabtu (7/11/2020).

"Oleh karena itu, pada Senin (9/11/2020) kami akan lakukan simulasi dan uji coba penutupan jalan," ujar dia.

Ia menerangkan, kegiatan simulasi dan uji coba penutupan jalan itu akan dilakukan pada pagi hari hingga sore hari.

Baca juga: Pembangunan Koridor Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat Kota Malang Ditutup hingga 20 Desember

Baca juga: Pemkot Surabaya Siapkan Tes Kesehatan untuk Murid, Utamakan Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Punya Patung Dewa Empat Wajah, Patung Buddha Didatangkan dari Thailand

Setelah itu pada malam harinya, barulah akan dilakukan penutupan jalan yang sebenarnya.

"Yang kami khawatirkan bahwa jalan itu masih ditutup pada masa libur natal dan tahun baru (nataru). Sebab pada masa libur itu, diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan di Kota Malang," katanya.

"Oleh karena itu jalan tersebut diupayakan ditutup pada Senin (9/11/2020) hingga Minggu (20/12/2020)," jelasnya.

Selain itu agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas, serta aktivitas perkantoran yang ada di Jalan Basuki Rahmat dapat berjalan dengan normal. Pihaknya telah menyiapkan kantung parkir di dua titik.

"Yaitu di perempatan Jalan Semeru - Jalan Kahuripan atau biasa dikenal dengan nama perempatan Rajabali. Serta di Pertigaan Jalan Brigjen Slamet Riyadi - Jalan Basuki Rahmat atau biasa dikenal dengan Pertigaan PLN," kata dia.

"Jadi ketika ada karyawan maupun warga yang ingin menuju ke kawasan Kayutangan, bisa memarkirkan kendaraannya disana lalu berjalan kaki menuju ke perkantoran," bebernya.

Baca juga: Wali Murid Tolak Pemindahan Pembelajaran ke SMP Plus Nurul Hikmah, Khawatir Ganggu Psikologi Siswa

Baca juga: Belum Selesai Dibangun, Revitalisasi Pasar Kedungkandang Malang Dikeluhkan Pedagang: Lebih Sempit

Sementara untuk warga sekitar, pihaknya sudah menyiapkan akses khusus.

"Kami sudah siapkan alternatif jalan bagi warga yang ada disana. Selain itu kami juga telah menyiapkan beberapa jalur alternatif bagi masyarakat," tandasnya.

Sementara itu dari pantauan TribunMadura.com di lokasi, beberapa median jalan yang berada di pertigaan PLN dan perempatan Rajabali telah dilakukan pembongkaran.

Pembongkaran median jalan dilakukan, karena akan disiapkan sebagai jalur putar balik (U Turn) bagi akses warga dan pelaku usaha yang ada di sekitar Jalan Basuki Rahmat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved