Breaking News:

Berita Malang

Tambah Penghasilan, Driver Ojek Online ini Nekat Jadi Kurir Sabu, Seperempat Kg Narkoba Disita

Seorang driver ojek online berinisial RA (28) kedapatan menjadi kurir narkoba jenis sabu.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menunjukkan tersangka beserta barang bukti, Jumat (6/11/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang driver ojek online berinisial RA (28) ditangkap Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

Warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang itu, ditangkap polisi karena kedapatan menjadi kurir narkoba jenis sabu.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, polisi berhasil menangkap tersangka pada Kamis (22/10/2020) sekitar pukul 23.30 WIB.

"Tersangka kami tangkap di dalam rumah, yang berada di Jalan Sidodadi Kabupaten Malang," kata Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada TribunMadura.com, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Tempat Nongkrong Tomboan di Desa Ngawonggo Malang, Pengunjung Bisa Bayar Makan Minum Seikhlasnya

Baca juga: Sopir asal Surabaya Ditangkap Polisi, Kedapatan Simpan Sabu di Rumah Kosnya, Ini Barang Buktinya

Baca juga: Promo Program Langit Biru, Beli Pertalite Seharga Premium, Bisa Dibeli di 22 SPBU di Gresik ini

"Kejadian ini berhasil diungkap berkat hasil dari pengembangan kasus dengan tersangka berinisial E.H.P yang telah kami tangkap sebelumnya," ujarnya.

Usai dilakukan penangkapan kepada tersangka RA, polisi langsung melakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka.

Setelah dilakukan penggeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu tas kain warna abu abu berisi 3 klip plastik besar berisi narkotika jenis sabu.

Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti lainnya, yaitu satu buah HP Samsung warna hitam dan satu timbangan elektronik.

"Untuk barang bukti sabu yang berhasil kami amankan dari tersangka RA yaitu seberat seperempat kg atau 263,41 gram," tambahnya.

Akhirnya anggota kepolisian langsung membawa tersangka beserta barang bukti ke Polresta Malang Kota. Untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Dari hasil penyelidikan, tersangka R.A mendapatkan barang bukti sabu dari seseorang yang berinisial R," ucap dia.

"Tersangka R.A ini mendapatkan sabu dengan cara diranjau. Dan saat ini R telah kami tetapkan menjadi DPO, dan anggota masih melakukan pengejaran," jelasnya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka R.A dikenakan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved