Virus Corona di Trenggalek

Ditemukan Klaster Ponpes di Trenggalek, 72 Santri Terpapar Covid-19, Kadinkes: Sudah Kami Tangani

Sebanyak 72 santri di sebuah Pondok Pesantren (ponpes) di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek dilaporkan terpapar Covid-19.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Di salah satu Pondok Pesantren  di Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek ada 72 santri yang positif COVID-19. 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Penambahan Kasus Covid-19 masih terjadi di Trenggalek.

Di salah satu Pondok Pesantren  di Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek ada 72 santri yang positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek Saeroni mengatakan, kasus tersebut merupakan salah satu paparan terbesar yang terjadi di wilayahnya.

Penyebaran virus corona di Pondok Pesantren Anwarul Haromain tersebut, awalnya diketahui setelah ada salah satu santri mengalami sakit dan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Baca juga: Disdik Pamekasan Sepakat Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka untuk SD dan SMP, Harus Penuhi Syarat Ini

Baca juga: Viral Video 4 Wanita Joget Ala Penari Diskotek di Tengah Sholawatan, Kini Mereka Dilacak Polisi

Baca juga: Curhat Nadya Mustika Soal Pahit Manis Kehidupan Setelah Menikah dengan Rizki DA: Hati Menjadi Bosan

Data terkahir menunjukkan, sebanyak 133 santri telah menjalani tes usap atau swab test. Pasien yang dinyatakan positif virus corona diisolasi di asrama pemkab.

"Ada yang sudah pulang [dari asrama]. Ada yang sudah di sana sekitar lima harian," kata Saeroni, Kamis (12/11/2020).

Kondisi para santri yang terpapar Covid-19 klaster Pondok Pesantren bervariasi.

Ada yang tidak bergejala dan bergejala ringan.

Gejala ringan yang dimaksud meliputi batuk dan pilek.

Saat ini, Pondok Pesantren tempat para santri belajar dijadikan sebagai karantina bagi mereka yang sehat. Mereka bakal menjalani karantina di pondok hingga 14 hari.

Baca juga: Dikira Tak Sanggup Bayar, Cewek Ini Beri Pembalasan ke Pelayan Setelah Diremehkan Pesan Paket Promo

Baca juga: Perempuan Bertelanjang Bulat Gegerkan Pengunjung Warung dan Warga di Kota Kediri, Diduga Depresi

Baca juga: Lebih dari 7.000 Warga Ponorogo Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19, Terbanyak Tenaga Kesehatan

"Ini sudah kami katakan sebagai klaster karena di waktu yang bersamaan. Dan itu semua sudah kami lakukan penanganan," tutur dia.

Penanganan Covid-19 di ponpes, menurut Saeroni, lebih mudah ketimbang klaster lain. Pelacakan dan penanganan bisa berjalan lebih cepat sebab kontak erat berada di satu kawasan.

"Penanganannya saya kira lebih mudah, karena areanya asudah mengumpul," ucap dia.

Hingga Kamis (11/11/2020), total kasus Covid-19 di Kabupaten Trenggalek mencapai 410. Jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 298 orang. Sementara pasien meninggal 14 orang.

Sebanyak 98 orang masih menjalani perawatan. Rinciannya: 85 isolasi di gedung asrama, 10 isolasi di rumah, 2 dirawat di RSUD, dan seorang di rawat di rumah sakit luar kota.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved