Breaking News:

Virus Corona di Jember

Mobil Penyemprot Disinfektan Kembali Didatangkan ke Jember, Sasar Tempat Ibadah hingga Perkantoran

Sasaran penyemprotan kali ini adalah perkantoran, tempat ibadah, lingkungan pondok pesantren, dan 21 kecamatan di Jember yang kini menjadi zona merah.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Dok PMI Jember
Mobil penyemprotan disinfektan milik PMI ketika menyemprot disinfektan di Jember pada Agustus 2020 lalu 

Penyemprotan itu juga dilakukan menjelang pelaksanaan hari H Pilkada Jember pada 9 Desember 2020 nanti.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jember, pada 29 November 2929, ada 62 kasus positif baru.

Selain itu, delapan orang meninggal dunia karena Covid-19 dan ada 29 kasus sembuh baru.

Penambahan kasus itu menjadikan angka positif Covid-19 di Jember mencapai 2.383 kasus.

Sementara itu, tim pengantaran jenazah PMI Jember telah mengantarkan 166 jenazah selama delapan bulan masa pandemi Covid-19.

Keseluruhan jenazah diantarkan memakai standar prosedur penatalaksanaan Covid-19.

"Tentu ini menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Karenanya, kita semua harus bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona ini," tegas Zaenal.

PMI Jember akan berkoordinasi dengan pihak-pihak pemangku wilayah sebelum penyemprotan dilakukan.

Koordinasi dilakukan selama dua hari ini sebelum penyemprotan dilakukan pada Rabu (2/12/2020).

Penyemprotan akan dimulai dengan sasaran kecamatan yang masuk zona merah kemudian dilanjutkan kecamatan yang zona orange dan kuning.

"Tim gabungan PMI Kabupaten Jember, Polri dan TNI bergerak melakukan penyemprotan desinfektan di 21 Kecamatan zona merah," kata dia.

"Kemudian dilanjutkan delapan zona oranye dan dua kecamatan zona kuning," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved