Breaking News:

Berita Pamekasan

Kejari Pamekasan Musnahkan Senjata Api hingga Ratusan Ribu Rokok Ilegal Barang Bukti Sejumlah Kasus

Ribuan senjata tajam hingga senjata api rakitan dimusnahkan Kejari Pamekasan dengan cara dibakar.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Personel Kejari Pamekasan saat melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus, di halaman Kantor Kejari Pamekasan, Selasa (1/12/2020). 

Terpisah, Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Pamekasan, Dodik menyampaikan, sejumlah barang bukti yang dimusnahkan ini terdiri dari 82 perkara yang sudah tuntas.

Baca juga: Pembangunan Rumah Sakit Lapangan di Kota Malang Dilanjutkan, Ditargetkan Rampung 10 Hari Lagi

Meliputi, tindak pidana umum sebanyak 81 perkara dan tindak pidana khusus sebanyak 1 perkara.

Rinciannya, perkara Pidum yang meliputi perkara narkotika sebanyak 63 perkara dengan berat BB sabu 56,991 gram dan Ekstasi sebanyak 12 butir.

Undang-undang kesehatan sebanyak 9 perkara meliputi pil logois sebanyak 492 butir.

Undang-undang darurat nomor 12 sebanyak 8 perkara, meliputi 1 Senpi rakitan dengan 5 amunisi, celurit, golok dan pisau.

Kemudian, perkara uang palsu, sebanyak 1 perkara yang terdapat barang bukti sebanyak 234 lembar uang seratus ribu dengan total Rp 23.400.000,-.

Sementara, tambah Dodik, untuk tindak pidana khusus (Pidsus) yaitu hanya ada BB dari 1 perkara.

Meliputi tindak pidana rokok ilegal sebanyak 305.400 (tiga ratus lima ribu empat ratus) batang rokok dari berbagai jenis merek yang dimusnahkan.

"Merek Jaran Goyang sebanyak 112.800 batang, Merek prima sebanyak 32.400 batang, merek Bintang Tujuh sebanyak 16.000 batang, SP 86, sebanyak 1.400 batang dan rokok tanpa merek sebanyak 142.800 batang. Semua total ada 305.400 batang rokok ilegal yang dimusnahkan," bebernya.

Dodi memastikan, sejumlah BB dari berbagai perkara ini akan dimusnahkan semua sesuai dengan keputusan Pengadilan Negeri Pamekasan.

"Semua BB ini pasti kita musnahkan semua," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved