Breaking News:

Berita Jember

Malam Tahun Baru, Warga Jember Dilarang Gelar Kegiatan Keramaian yang Mengundang Kerumunan Orang

Kegiatan keramaian saat malam Tahun Baru 2021 yang berpotensi mengundang kerumunan orang dilarang.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Bupati Jember, Faida ditemui usai edukasi pencegahan virus corona di SDN Jember Lor 1, Senin (16/3/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jember melarang kegiatan keramaian saat malam Tahun Baru 2021 karena berpotensi mengundang kerumunan orang.

Bupati Jember Faida juga telah mengeluarkan surat edaran terkait antisipasi penyebaran Covid-19 pada perayaan ibadah Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dalam surat edaran tersebut menyampaikan, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember tidak akan memberikan izin keramaian yang berpotensi mengundang kerumunan dalam rangka perayaan Tahun Baru.

"Iya, bupati Jember telah mengeluarkan surat edaran terkait antisipassi penyebaran virus corona saat perayaan Natal, juga perayaan pergantian tahun," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember, Gatot Triyono, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Pilkada Serentak 2020 Berakhir, Enam Pegawai KPU Ponorogo Dikonfirmasi Positif Covid-19 Virus Corona

Baca juga: Warga Luar Kota yang Ingin Masuk Kota Madiun saat Malam Tahun Baru Dibatasi hingga Pukul 22.00 WIB

Baca juga: Rumah Warga di Pulau Gayam Sumenep Hangus Terbakar, Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

SE itu ditandatangani bupati per 18 Desember. Namun baru Selasa (22/12/2020), pihak Satgas Penanganan Covid-19 mendistribusikan SE itu kepada wartawan.

SE itu, antara lain mengatur, mekanisme peribadatan Natal 2020, juga perayaan Tahun Baru 2021.

Satgas Penanganan Covid-19 menyarankan peribadatan Natal dilakukan secara daring.

""Untuk peribadatan Natal disarankan digelar secara daring," kata dia.

"Namun tidak tetap melakukan peribadatan tatap muka di gereja, maka jumlah jemaat dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan, dan harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat," lanjut Gatot.

Terkait perayaan Tahun Baru 2021, masyarakat dilarang menyelenggarakan perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang baik di ruangan terbuka, maupun tertutup seperti lokasi wisata, hotel, kafe, juga fasilitas umum lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved