Breaking News:

Madura United

Madura United Minta Liga 1 2020 Dibubarkan Saja Jika Sampai Akhir Bulan Desember Tak Ada Kejelasan

Madura United meminta lanjutan Liga 1 2020 dihentikan, jika hingga akhir bulan Desember 2020 ini tidak kunjung ada kejelasan.

Tribunjatim.com
Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu, perusahaan yang menaungi Madura United. 

TRIBUNMADURA.COM - Madura United meminta lanjutan Liga 1 2020 dihentikan, jika hingga akhir bulan Desember 2020 ini tidak kunjung ada kejelasan.

Hal itu disampaikan Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), perusahaan yang menaungi Madura United (MU).

Meski PSSI memutuskan kembali akan memutar lanjutan kompetisi musim ini Februari 2021 mendatang.

Hingga saat ini, PSSI belum mengantongi izin menggelar laga dari kepolisian.

"Kalau bulan ini tidak ada kejelasan, Madura United menyatakan deklarasi, sebaiknya dibubarkan saja Liga 1 2020, gak perlu dilanjutkan kembali," tutur Zia Ulhaq Abdurrahim, pada TribunMadura.com, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Sule Disebut Tak Akan Miskin Jika Bagikan Harta Gono-gini Lina Jubaedah ke Teddy: Itu Hak Anak-anak!

Baca juga: Sejumlah Destinasi Wisata di Kabupaten Malang Tutup Sementara, Bupati: Utamakan Keselamatan Nyawa

Baca juga: Maksud Tersembunyi Teddy Ganggu Keluarga Sule Dibongkar Mbak You: Dia Tidak Mau Susah, Maunya Duit

Baca juga: Sosok Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Mojokerto, Seorang Pengusaha Travel Umroh dan Haji

Baca juga: Jaringan Listrik di Madura Padam, Ada Gangguan di Sisi Penghantar 500 KV Wilayah Tandes Perak Ujung

Baca juga: Cegah Klaster Covid-19, Bupati Pamekasan Serahkan SK CPNS Formasi 2019 Secara Simbolis dan Virtual

Baca juga: Syarat Masuk Kota Malang Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Rapid Test Bagi Pengendara Luar Kota

Baca juga: Polda Jatim Benarkan Informasi Tentang Terduga Teroris Diciduk Densus 88 di Kabupaten Mojokerto

Akibat tidak ada kejelasan lanjutan kompetisi, dijelaskan Zia Ulhaq, pihaknya serba sulit menentukan program, termasuk juga soal nasib pemainnya yang rata-rata akan berakhir bulan Desember 2020 ini.

Sebab, pria asal Pamekasan itu menyebut bahwa dasar penentuan kontrak pemain adalah kepastian kompetisi.

"Tapi sudah dalam tahap penjajakan, cuma kami masih menunggu kabar juga dari PT LIB tentunya," ucap Zia Ulhaq.

Tidak ada target kapan harus selesai soal penjajakan kontrak pemain, sebab lanjutan kompetisi juga belum ada titik terang.

Namun, ia memastikan bahwa paling telat awal tahun 2021, sudah ada keputusan soal nasib pemainnya di Madura United.

"Pada intinya pemain sudah terjalin komunikasi, kesepakatan secara lisan, kemungkinan di akhir bulan (Desember 2020) atau awal bulan depan nantinya akan dilanjutkan dengan kontrak atau pra kontrak dulu," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved