Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Akses Menuju Jembatan Suramadu Jadi Atensi Patroli Gabungan dan Pemkab Bangkalan di Malam Tahun Baru

Patroli gabungan pesonel TNI/Polri dan Pemkab Bangkalan akan menyisir kawasan akses menuju Jembatan Suramadu sisi Madura di malam pergantian tahun.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Sepanjang akses menuju Jembatan Suramadu akan menjadi atensi patroli gabungan di malam pergantian tahun sebagai upaya mencegah terciptanya klaster baru penyebaran Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Patroli gabungan pesonel TNI/Polri dan Pemkab Bangkalan akan menyisir kawasan akses menuju Jembatan Suramadu sisi Madura di malam pergantian tahun.

Hal itu ditegaskan Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latid) melalui siaran pers yang dirilis Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Agus Zain, Sabtu (26/12/2020).

"Selain di akses, kami juga akan patroli bersama Polresta Tanjung Perak Surabaya di sepanjang area Jembatan
Suramadu," ungkap Agus Zain.

Kebijakan tersebut dikeluarkan setelah gelar Rapat Koordinasi yang dipimpin Bupati Ra Latif bersama para camat dan perwakilan kepala desa dari masing-masing kecamatan se Kabupaten Bangkalan di Pendapa Agung, Kamis (24/12/2020).

"Kami menyasar kerumunan yang dapat mengganggu pengguna jalan," jelas Agus yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bangkalan itu.

Baca juga: Hasil Tracing Pasien Covid-19 dari Luar Kota, Warga Surabaya Diwanti-wanti Tak Liburan ke Luar Kota

Baca juga: BREAKING NEWS - Istri Wakil Bupati Pamekasan Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil, Begini Kondisinya

Baca juga: 17 Artis Indonesia Berhasil Masuk ke Daftar Nominasi 100 Wajah Tercantik 2020 Versi TC Candler

Baca juga: Warga Pakai Masker Kendur, Petugas Gabungan Kembali Gelar Operasi Yustisi di Ruas Jalan Gresik

Baca juga: Rumah Warga Desa Singkil Ponorogo Hangus Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik di Kamar

Baca juga: Ditanya Roy Marten Kapan Nikahi Karen Nijsen, Gading Salting, Sang Ayah Panik Dengar Jawaban Anaknya

Baca juga: Liga 1 Belum Jelas, Madura United Siapkan Opsi Pembubaran Tim Bila PSSI dan LIB Tak Ada Kepastian

Baca juga: Predikat Palsu Lesty Kejora Jadi Wanita Tercantik ke-5 Dunia Buat Inul Kecewa: Dibully Orang Luar

Selain mengganggu pengguna jalan, lanjut Agus, kerumunan-kerumunan pengguna jalan akan memicu terciptanya klaster baru penyebaran Covid-19 setelah libur Natal dan Tahun Baru.

"Angka kasus positif Covid-19 saat ini cenderung meningkat. Termasuk di Kabupaten Bangkalan," katanya.

Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan hingga Jumat (25/12/2020), kasus positif terkonfirmasi menyentuh angka 889 orang.

Peningkatan secara signifikan angka positif terkonfirmasi Covid-19 terjadi pada Sabtu (19/12/2020) hingga Selasa (22/12/2020) malam.

Selama periode itu, pasien terkonfirmasi positif bertambah sejumlah 46 orang. Setiap hari merangkak naik mulai dari angka 7 orang, 15 orang,19 orang, dan 12 orang.

"Penyekatan melalui patroli gabungan di malam pergantian tahun dilakukan sebagai upaya  penegakan prokes ( protokol kesehatan ) serta melakukan rapid tes bagi pelanggar prokes," tegasnya.

Sehubungan dengan itu, lanjut Agus, Bupati Ra Latif sekaligus Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan mengimbau masyarakat tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor yang dapat menimbulkan kerumunan pada malam pergantian tahun 2021.

"Manfaatkan libur tahun baru untuk meningkatkan kualitas komunikasi bersama keluarga di rumah masing-masing," paparnya.

Ia menambahkan, kegiatan doa bersama dapat dilakukan di masjid atau musala sepanjang tidak melebihi 50
orang.

"Dengan kewajiban bagi penyelenggara menerapkan prokes secara ketat," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved