Breaking News:

Berita Surabaya

Hasil Tracing Pasien Covid-19 dari Luar Kota, Warga Surabaya Diwanti-wanti Tak Liburan ke Luar Kota

Warga Kota Surabaya, Jawa Timur, diimbau agar tidak bepergian ke luar kota pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

KOMPAS.com/HERU DAHNUR
Pengunjung di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Minggu (5/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Warga Kota Surabaya, Jawa Timur, diimbau agar tidak bepergian ke luar kota pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Pesan itu disampaikan Pemkot Surabaya sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Menurut hasil tracing, banyak pasien terjangkit lantaran mobilitas luar kota

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, tren tersebut saat ini cukup mendominasi. 

Bergeser dari sebelumnya, dimana banyak pasien setelah ditracing didapati lantaran terjangkit di pasar.

Baca juga: BREAKING NEWS - Istri Wakil Bupati Pamekasan Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil, Begini Kondisinya

Baca juga: Warga Pakai Masker Kendur, Petugas Gabungan Kembali Gelar Operasi Yustisi di Ruas Jalan Gresik

Baca juga: Predikat Palsu Lesty Kejora Jadi Wanita Tercantik ke-5 Dunia Buat Inul Kecewa: Dibully Orang Luar

Baca juga: Rumah Warga Desa Singkil Ponorogo Hangus Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik di Kamar

Baca juga: Banjir Luapan Sungai Rendam Empat Wilayah di Pamekasan, Aliran Air Masuk hingga ke Ruang Tamu Warga

Baca juga: Aparat Gabungan Patroli Penegakan Protokol Kesehatan Secara Humanis di Alun-alun Kota Kediri

Baca juga: Ditanya Roy Marten Kapan Nikahi Karen Nijsen, Gading Salting, Sang Ayah Panik Dengar Jawaban Anaknya

"Kalau kita lihat hasil tracing, hampir tiga perempatnya itu, habis ke luar kota," kata Feny, sapaan akrab Febria Rachmanita.

Febria Rachmanita menerangkan, memang butuh kesadaran bersama agar potensi penularan Covid-19 dapat terus ditekan. 

Fenomena ke luar kota harus dihindari. Sebelumnya, Pemkot sudah mengeluarkan surat edaran agar warga tak ke luar kota di momen Nataru. 

Jika ada warga yang terlanjur ke luar kota, harus swab test terlebih dahulu sebelum masuk Surabaya. 

Di sisi lain, saat ini Pemkot menggencarkan swab hunter di Kota Surabaya . Mereka bergerak pagi dan malam hari di kota pahlawan. 

Saat pagi, jika ada yang terjaring melanggar protokol kesehatan, akan diarahkan ke Puskesmas terdekat. Sementara saat malam, ada tujuh lokasi yang disediakan. 

"Swab hunter, itu kan dua kali, pagi sama malam," terang Febria Rachmanita

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved