Breaking News:

Berita Malang

Polisi Bersenjata Laras Panjang Siaga di Pos Pengamanan Malang, Antisipasi Terorisme Saat Tahun Baru

Polresta Malang Kota membekali setiap anggota yang berjaga di pos pengamanan dengan senjata laras panjang.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona, dan Danlanal Malang, Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni saat mengecek peluru di dalam magasin senjata laras panjang yang digunakan untuk berjaga di pos pengamanan depan Gereja Kayutangan, Senin (28/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Polresta Malang Kota membekali setiap anggota yang berjaga di pos pengamanan dengan senjata laras panjang.

Pembekalan itu adalah sebuah antisipasi adanya aksi terorisme yang biasanya terjadi pada tahun baru.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata membenarkan bila anggota polisi yang berjaga, baik di pos pengamanan dan pelayanan dibekali senjata laras panjang. 

"Kami melakukan pengamanan, artinya kami harus benar - benar bisa mengamankan obyeknya. Jadi jangan sampai petugas kami tidak dibekali dengan alat pengamanan, khususnya dalam hal ini senjata laras panjang," ujar Kombes Pol Leonardus Simarmata setelah melakukan pengecekan pos pengamanan di depan Gereja Kayutangan, Senin (28/12/2020).

Untuk jenis senjata laras panjang yang digunakan adalah Sabhara V 2. 

Adapun, setiap anggota yang mendapatkan senjata laras panjang dibekali 15 peluru di setiap magasinnya.

Baca juga: Partisipan Habib Rizieq Shihab di Sampang Gelar Audensi dengan DPRD, Sampaikan Sejumlah Permintaan

Baca juga: Jenis Baru Virus Covid-19 Muncul, Wali Kota Malang Wanti-wanti: Disiplin Jalani Protokol Kesehatan

Baca juga: Gus Yaqut: Agama sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi, Forum Ulama, Habaib dan Tokoh Madura Tak Terima

Baca juga: Polres Sumenep Libatkan Saka Bhayangkara, Tangkal Hoaks dan Jadi Pelopor Protokol Kesehatan Covid-19

Baca juga: Usai Dapat Uang Jajan, Bocah Tiga Tahun di Pacitan Tewas Terlindas Truk yang Dikendarai Ayahnya

Baca juga: Partisipan Habib Rizieq Shihab di Sampang Gelar Audensi dengan DPRD, Sampaikan Sejumlah Permintaan

Baca juga: Seorang Pria Tuban Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sempat Meminta Maaf ke Sejumlah Perangkat Desa

Baca juga: Selama 12 Bulan Sebanyak 162 Orang di Pamekasan Terkena DBD, Satu Pasien Dikabarkan Meninggal Dunia

"Setiap anggota yang memegang senjata laras panjang, kami bekali dengan peluru tajam, peluru hampa, dan peluru karet. Dimana di setiap magasinnya, ada dua peluru hampa, tiga peluru karet, dan 10 peluru tajam," jelasnya.

Bila ada orang atau kelompok yang mencurigakan dan melakukan upaya teror kepada petugas dan di lokasi pengamanan, pihaknya meminta kepada anggota untuk tidak ragu melakukan tindakan tegas.

"Kami perintahkan untuk melakukan tindakan tegas dan jangan ragu ragu. Karena kami ingin tahun baru di wilayah Kota Malang dapat berjalan aman dan kondusif," tandasnya.

Sementara itu dalam kegiatan pengecekan pos pengamanan, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata didampingi oleh Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona, dan Danlanal Malang, Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga mengecek senjata yang digunakan anggotanya berjaga di pos pengamanan.

Setiap detail baik senjata maupun peluru diperhatikan secara seksama, untuk memastikan agar senjata dapat berfungsi dengan baik.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved