Berita Ponorogo
Hasil Hubungan Gelap, Ibu di Ponorogo Melahirkan di Kamar Mandi dan Buang Bayinya di Kandang Ayam
Perempuan berinisial YS (20), tega membunuh anak kandungnya sendiri yang baru dilahirkan dengan cara dibuang di kandang ayam.
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Perempuan berinisial YS (20), tega membunuh anak kandungnya sendiri yang baru dilahirkan dengan cara dibuang di kandang ayam di Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Ponorogo pada Selasa (29/12/2020).
Jasad bayi perempuan ditemukan di halaman belakang sebuah rumah.
Bayi bejenis kelamin perempuan merupakan anak dari hasil hubungan gelap YS dengan kekasihnya.
"Ada luka, jika dilihat dari luar ada kematian yang tidak wajar, ada lebam. Perlu kita perdalam lebih lanjut," ucap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi.
AKP Hendi Septiadi menjelaskan, awalnya YS yang tinggal bersama neneknya mulai mengeluh sakit perut pada pukul 01.00 WIB dini hari.
Baca juga: KRONOLOGI Video Syur Gisel Beredar di Media Sosial hingga Jadi Tersangka Bersama Pria Berinisial MYD
Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Video Syur, Gisel dan Pria Inisial MYD Terancam Hukuman Hingga 12 Tahun Penjara
Baca juga: Gisel Akui Dirinya Jadi Pemeran Video Syur, Bersama Pria Berinisial MYD Tahun 2017 di Hotel Medan
Baca juga: Hasil Hubungan Gelap, Ibu di Ponorogo Melahirkan di Kamar Mandi dan Buang Bayinya di Kandang Ayam
Namun YS menolak saat ditawari untuk minum obat.
"Neneknya lalu pergi ke pasar dan pada pukul 04.00 dini hari YS melahirkan di kamar mandi," jelasnya.
Setelah berhasil melalui proses persalinan dengan selamat, ternyata sang bayi menangis.
"Dari situ YS langsung memukul (bayi)," jelasnya.
Jasad bayi tersebut ditemukan di halaman belakang rumah di antara tumpukan kayu dan kandang-kandang ayam.
Hendi mengatakan dari keterangan sementara, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.
"Kasus ini masih kami dalami dan kami kembangkan," pungkasnya.
Baca juga: Kodim Pamekasan Lakukan Patroli di Sejumlah Pusat Keramaian, Sampaikan Imbauan Protokol Kesehatan
Baca juga: Jaga Kelestarian Lingkungan, Sekolompok Pecinta Alam di Pamekasan Gagas Gerakan Sedekah Oksigen
Baca juga: Bupati Bangkalan Dorong Kreativitas Seluruh Kepala Desa Melahirkan Inovasi Peningkatan Ekonomi Desa
Baca juga: Tahun 2020, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 284 Kasus, Didominasi Kasus Pencurian