Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Libur Sekolah Berakhir, Siswa SD dan SMP di Kota Mojokerto Mulai Pembelajaran Daring 4 Januari 2021

Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menerapkan pembelajaran daring menjelang hari efektif kalender akademik semester genap di jenjang SD dan SMP.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kadindik Amin Wachid saat meninjau uji coba pembelajaran tatap muka di SD Miji Kecamatan Kranggan, 2020. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Dinas Pendidikan Kota Mojokerto memastikan bakal menerapkan pembelajaran daring menjelang hari efektif kalender akademik semester genap di jenjang SD dan SMP.

Pembelajaran tatap muka yang rencananya akan diterapkan pada awal Januari 2021 batal dilakukan lantaran kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat.

Kadindik Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, berakhirnya libur sekolah selama dua pekan mulai 22 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, maka hari efektif semester genap akan dimulai pada Senin, (4/1/2021).

Baca juga: Jelang Kedatangan Vaksin Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Siapkan 52 Fasilitas Kesehatan

Baca juga: Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat, Status Kota Blitar Kini Berubah Kembali ke Zona Oranye

Baca juga: Gisel dan MYD Akan Bertemu 4 Januari, Michael Yukinobu de Fretes Pamit: Mohon Doa dan Maaf Semuanya

Baca juga: Penilaian Adit Jayusman Soal Ayu Ting Ting, Sebut Putri Rozak Sosok yang Rajin Salat dan Sederhana

Sesuai keputusan bersama (SKB) 4 menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri), kembali mencabut kebijakan terkait pembukaan sekolah di masa pandemi agar tetap menggunakan pembelajaran via daring. 

"Jadi tetap secara akademik semester genap ini siswa sekolah tetap masuk, namun pembelajaran daring, mulai besok," ungkapnya kepada TribunJatim.com melalui sambungan seluler, Minggu (3/1/2021).

Amin Wachid menyebut, Dinas Pendidikan Kota Mojokerto tidak mau ambil risiko membuka pembelajaran tatap muka dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini.

Apalagi, dikhawatirkan potensi adanya klaster liburan menyebar hingga ke instansi maupun lembaga pendidikan yang sangat membahayakan siswa dan guru. 

"Kita tidak ingin siswa dan guru maupun di lingkungan lembaga pendidikan terpapar, karena bukan untuk coba-coba sehingga kami putuskan menunda pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Amin Wachid mengatakan, pihaknya menghentikan aktivitas uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah dan kini beralih mengaplikasikan pembelajaran secara daring selama pandemi sampai menunggu instruksi dari kepala daerah, yaitu Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Dia belum dapat memastikan kapan pembelajaran tatap muka akan kembali diterapkan di sekolah.

"Kami mengusulkan pembelajaran tatap muka ditunda apalagi kondisi Covid-19 mengganas dan mengantisipasi klaster liburan, kita belum tahu kapan kembali diterapkan," terangnya.

Amin Wachid menuturkan, pihaknya sudah mensosialisasikan terkait semester genap melalui metode pembelajaran daring melalui surat edaran Nomor 420/3287/417.301 tentang berakhirnya hari efektif pembelajaran semester ganjil 2020/2021 yang diberitahukan pada kepala satuan pendidikan jenjang SD dan SMP di Kota Mojokerto.

"Masuk sekolah semester genap secara daring terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan diberitahukan lebih lanjut," tandasnya.

Baca juga: MENGERIKAN Ramalan Mbak You Tahun 2021, Artis Wanita Kebal Hukum Akan Dipenjara dan Politisi Dibunuh

Baca juga: Padatnya Lalu Lintas Fly Over Kedungkandang Kota Malang Memasuki Akhir Libur Panjang Tahun Baru 2021

Baca juga: Siswa Calon Peserta SNMPTN 2021 Registrasi Akun LTMPT di www.ltmpt.ac.id Mulai Besok 4 Januari 2021

Baca juga: Pakai Masker Kendur saat Operasi Yustisi, Warga di Alun-alun Gresik Dapat Sanksi Teguran

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved