Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Wagub Emil Siap Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Jawa Timur, Tak Takut Dampak Ikut Vaksinasi

Vaksin Covid-19 yang datang ke Jawa Timur sebanyak 77.760 dosis. Emil Dardak menyatakan kesiapannya diimunisasi dengan vaksin anti Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat acara penyerahan bansos 2021 di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan, Senin (4/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM -  Vaksin Covid-19 yang datang ke Jawa Timur sebanyak 77.760 dosis.

Vaksin produksi Sinovac yang dikirim PT Bio Farma Jawa Barat tiba di Kantor Dinkes Jatim sekitar pukul 11.00 WIB. 

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyatakan kesiapannya menjadi salah satu orang pertama yang mendapat kesempatan diimunisasi dengan vaksin anti Covid-19.

Baca juga: Kisah Seorang Satpam Perumahan Permata Suci Gresik Gagalkan Pencurian Motor Pakai Jurus Bela Diri

Baca juga: Buruan, Hari ini Terakhir Promo Indomaret Selasa 5 Januari 2021, Dapatkan Gebyar Promo Akhir Tahun

Baca juga: KATALOG Promo Alfamart Selasa 5 Januari 2021, Promo Serba Beli 2 Gratis 1 hingga Potongan Rp 10 Ribu

Baca juga: Gisel Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Video Syur, Polisi: Alasan Jemput Anaknya yang Pulang dari Bali

Dalam wawancara di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan, Senin (4/1/2020), Emil Dardak meminta masyarakat tidak takut divaksin.

"Kita (pemerintah) menyuruh orang untuk divaksin, masak kita nggak divaksin. Jadi itu sudah logis lah," kata Emil Dardak saat menjawab pertanyaan wartawan terkait kesiapan divaksin Covid-19.

Emil menegaskan, pemerintah menggalakkan vaksinasi itu bukan tanpa penelitian atau kehati-hatian. Sebaliknya, dikatakan Emil, pemerintah sangat berhati-hati dalam vaksinasi Covid-19.

"Kita tahu dalam preskon kemarin, saat ini sudah ada forum asosiasi profesional yang mewadahi dokter dan pakar terkait imunisasi. Jadi ini (vaksinasi) dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Termasuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) juga hal yang dipantau," tegas Emil Dardak.

Karena itulah ia mengajak masyarakat mendengarkan pendapat resmi yang nantinya muncul dari asosiasi profesi yang resmi digelar oleh pemerintah.

Saat ditanya apakah tidak takut dengan dampak ikutan pasca vaksin yang sempat terjadi di negara lain, Emil menyebut tidak. Malah ia mengajak masyarakat untuk lebih membuka wawasan.

"Kita membaca artikel tersebut. Tetapi coba dibaca lebih detail lagi. Karena itu terjadi di negara lain dan dengan merk vaksin yang berbeda. Bukan hanya vaksin yang masuk ke Indonesia angkatan pertama ini. Dan ternyata itu adalah bawaan yang tidak ada kasualitas dengan vaksin," papar Emil Dardak.

Ia menegaskan, penjelasan tersebut bukan statemen yang ia buat sendiri melainkan kutipan artikel berita, sehingga ia mengajak masyarakat agar di era media sosial tidak hanya membaca judul artikel saja.

Melainkan harus membaca keseluruhan agar mendapatkan informasi utuh.

"Ternyata ada riwayat tertentu dan tidak bisa dibuktikan bahwa vaksin memicu peristiwa yang terkait. Jadi saya ajak masyarakat untuk membaca. Tetapi percayalah kepada para pakar. Pemerintah pun melibatkan pakar kesehatan dan imunisasi," tegas Emil.

Sebagaimana diketahui 77.760 dosis telah tiba di Jawa Timur dan disimpan di ruang dingin Dinkes Jatim. Vaksin tersebut masih akan disimpan sampai ada EUA dari BPOM.

"Kita tunggu arahan Kemenkes dan BPOM mengenai kapan vaksinasi dimulai. Tetapi di Jatim sekarang sudah ada 2.404 vaksinator. Ini akan ditambah sesuai arahan gubernur," tegas Emil Dardak.

Baca juga: Cek Nama sebagai Calon Penerima Vaksin Covid-19 Gratis, Silakan Buka pedulilindungi.id/cek-nik

Baca juga: Arti Mimpi Suami Menikah Lagi, Dianggap Buruk, Pertanda Rezeki Nomplok hingga Datangnya Sakit Hati

Baca juga: Jadwal Acara TV SCTV dan RCTI Selasa 5 Januari 2021, Jangan Lewatkan Samudra Cinta dan Ikatan Cinta

Baca juga: Jadi Korban Tabrak Lari di Kabupaten Kediri, Seorang Pria Tewas Ditabrak Motor di Desa Sidorejo

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved