Berita Pamekasan
Rumah Penerima PKH di Pegantenan Pamekasan Ditempeli Stiker, Antisipasi Bantuan Tak Tepat Sasaran
Rumah penerima bantuan PKH di Kecamatan Pegantenan Pamekasan dipasangi stiker atau label.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Rumah penerima bantuan PKH di Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, mulai dipasangi stiker atau label, Rabu (6/1/2021).
Pemasangan stiker rumah penerima bantuan PKH dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung, Bripka Kriscahyadi mendampingi Pendamping PKH setempat.
Bripka Kriscahyadi mengatakan, stiker ini dipasang untuk memastikan kelayakan para penerima PKH.
Kata dia, para petugas pemantau penyaluran bansos pemerintah, saat ini memberikan tanda khusus di rumah warga yang berhak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Baca juga: Bantuan Sosial Tunai Diperpanjang pada 2021, Penerima BST Tahun Ini hanya Dapat Rp 200 Ribu Perbulan
Baca juga: Susul Blitar dan Ngawi, Lamongan Masuk Zona Merah Risiko Tinggi Penyebaran Covid-19 di Jawa Timur
Baca juga: Ancaman bagi Sekolah di Sumenep yang Gelar Pelajaran Tatap Muka, Izin Operasional Bakal Dicabut
Tanda khusus itu yakni dengan cara memasang stiker atau label pada rumah penerima bantuan PKH yang memang layak mendapatkan bansos.
"Pemasangan stiker itu dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan masyarakat bisa melakukan pengawasan secara langsung perihal penyaluran bantuan PKH di Desa Tanjung," kata Bripka Kriscahyadi.
Menurut Bripka Kriscahyadi, adanya penempelan stiker ini, masyarakat akan mengetahui bahwa keluarga yang rumahnya ditempeli label, merupakan penerima bantuan PKH dan tergolong keluarga miskin.
"Masing-masing rumah tangga penerima bantuan akan terpampang stiker yang isinya mengumumkan bahwa rumah tangga tersebut penerima bantuan PKH dan tergolong warga miskin," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Pegantenan, AKP H Junaidi mengaku ikut melakukan pendampingan terhadap petugas Bhabinkamtibmas yang melakukan pemasangan label penerima PKH.
Kata dia, adanya stiker itu sebagai tanda pengumuman kepada masyarakat dan tetangganya bahwa yang bersangkutan merupakan warga miskin dan menerima bantuan PKH.
Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta episode Rabu 6 Januari 2021: Angga Ancam Aldebaran Beritahu Andin soal Roy.
“Langkah ini juga kami lakukan, untuk menekan terjadinya penyimpangan atau adanya bantuan yang tidak tepat sasaran,” katanya.
Menurut dia, pemasangan stiker kepada keluarga miskin dan kurang mampu penerima manfaat itu, ternyata sangat efektif.
Bahkan, ia menilai banyak keluarga yang menolak menerima bantuan, karena harus menempelkan stiker sebagai keluarga miskin, seperti yang terjadi di berbagai daerah.
“Bansos ini memang menjadi rebutan masyarakat, bahkan keluarga yang mampu juga mengaku miskin demi menjadi penerima bansos pemerintah ini," ungkapnya.
AKP H Junaidi berharap, adanya pemasangan stiker itu, bisa menjadi koreksi bersama.
Sekaligus sebagai bentuk transparansi bantuan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah.
"Adanya sticker ini akan menjadi tolak ukur kelayakan dari masyarakat yang menerima bantuan PKH," inginnya.