Breaking News:

Berita Madiun

Prosedur dan Syarat Bagi Penumpang KA Jarak Jauh, Dilarang Berbicara di Kereta Selama Perjalanan

Bagi pelanggan yang belum atau kesulitan mendapatkan rapid tes antigen PT KAI menyediakan layanan rapid tes antigen dengan tarif murah, RP 105.000.

TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
Suasana di Stasiun Madiun, Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pada periode 9 hingga 25 Januari 2021, pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera diharuskan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif rapid test antigen sebagai syarat untuk naik kereta api.

Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kemenhub No 4 Th 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19

"KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkam pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," kata , Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Sabtu (9/1/2021) siang.

Baca juga: Kapal Diterjang Badai, Empat Pemancing Mengapung 2 Jam di Wilayah Perairan Pengeboran Santos Sumenep

Baca juga: Fakta-Fakta Sementara Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak, Bawa 59 Penumpang Termasuk Bayi dan Anak

Baca juga: 3 Staf DPRD Pamekasan Dinyatakan Reaktif Covid-19 Seusai Rapid Test, Diminta Isolasi Mandiri 15 Hari

Baca juga: Bupati soal Sriwijaya Air Hilang Kontak: Nelayan Lihat Pesawat Jatuh dan Dengar Jeritan Minta Tolong

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.

Syarat tersebut tidak diwajibkan bagi penumpang berusia di bawah 12 tahun.

Pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan.

Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari dua jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum.

Hal itu juga berlaku bagi individu yang sedang  mengonsumsi obat-obatan untuk pengobatan, yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Bagi pelanggan yang belum atau kesulitan mendapatkan rapid tes antigen PT KAI menyediakan layanan rapid tes antigen dengan tarif murah, RP 105.000.

Rapid tes antigen tersedia di beberapa stasiun yaitu Madiun dengan jam operasi pukul 06.00 - 18.00, Stasiun Kertosono jam operasi 07.30 - 18.00, Stasiun Jombang jam operasi 07.00 - 16.00, Stasiun kediri jam operasi 08.00 - 18.00, dan Stasiun Blitar jam operasi 08.00 - 18.00.

Ixfan menambahkan, jika di dalam perjalanan pelanggan menunjukan gejala Covid-19, di antaranya flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam atau suhu badan lebih dari 37,3 derajat celsius maka pelanggan tidak boleh melanjutkan perjalanan selanjutnya. 

Penumpang yang menunjukan gejala Covid-19 akan, diditurunkan di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

"Untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," imbuhnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Dikabarkan Hilang Kontak

Baca juga: Gubernur Jatim Putuskan 11 Daerah Terapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Mulai 11 Januari 2021

Baca juga: Data Manifest Pesawat Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak SJ-182 yang Hilang Kontak Angkut 59 Penumpang

Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak di Lepas Pantai Jakarta Usai Lepas Landas

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved