Breaking News:

Berita Pamekasan

Banjir dari Luapan Air Sungai Melanda 10 Wilayah Pamekasan, 12 Jaringan Listrik Dipadamkan Sementara

Banjir dari luapan air sungai yang menggenangi 10 wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura berdampak pada pemadaman listrik.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kondisi banjir di Jalan Amin Jakfar, Kabupaten Pamekasan, Madura, aliran air sudah mulai surut, Selasa (12/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Banjir dari luapan air sungai yang menggenangi 10 wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura berdampak pada pemadaman listrik.

Banjir dari luapan air sungai ini, mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (11/1/2021).

Hingga Selasa (12/1/2021) sebagian wilayah masih tergenang air.

Baca juga: Ceritakan Perasaan Gading Marten Saat Tahu Skandal Video Syur Gisel, Roy Marten: Dia Tersakiti

Baca juga: Black Box Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan, Data Penerbangan akan Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat

Baca juga: Ikuti Jejak Kaki, Sapi yang Hilang Dicuri di Desa Gadu Timur Sumenep Ditemukan Warga di Dekat Sungai

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Rabu 13 Januari 2021, Capricorn Romantis, Pisces Kehidupan Asmara Terasa Hambar

Supervisor Teknik UP3 PLN Pamekasan, Yopphy Nugroho mengatakan, paska banjir, sebanyak 12 jaringan listrik PLN ULP Pamekasan pada Senin 11 Januari 2021, sekitar pukul 19.20 WIB dipadamkan.

Di antaranya: 

1. Jalan Amin Jakfar dipadamkan pukul 15.45 WIB.
2. Jalan Kabupaten dipadamkan pukul 15.58 WIB.
3. Jalan Pintu Gerbang dipadamkan pukul 16.10 WIB. 
4. Jalan R Abd Aziz dipadamkan pukul 17.20 WIB. 
5. Jalan Tamanggungan dipadamkan pukul 17.35 WIB. 
6. Jalan Parteker dipadamkan pukul 17.48 WIB.  
7. Jalan Mesigit dipadamkan pukul 18.02 WIB.  
8. Jalan Purba dipadamkan pukul 18.02 WIB. 
9. Area Pasar Gurem dipadamkan pukul 18.12 WIB. 
10. Desa Laden dipadamkan pukul 18.46 WIB. 
11. Desa Kanginan dipadamkan pukul 18.50 WIB. 
12. Jalan Veteran dipadamkan pukul 19.08 WIB. 

"Gardu Trafo yang dipadamkan terkait banjir untuk pengaman lingkungan dan masyarakat umum," kata Yopphy Nugroho saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Selasa (12/1/2021).

Ia memastikan, aliran listrik ini akan dinormalkan kembali jika kondisi air sudah surut dan aman.

Pihaknya memohon maaf kepada masyarakat Pamekasan perihal pemadaman ini.

Menurut Yopphy Nugroho, pemadaman listrik tersebut dilakukan demi keamanan masyarakat.

Sebab, kata dia, sangat rentan bila jaringan listrik menyala saat terjadi banjir.

"Ini sudah mulai proses penormalan," tutupnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Lengkap Rabu 13 Januari 2021, Taurus Mengecap Manisnya Kesuksesan, Leo Melawan Emosi

Baca juga: TANGIS Sri Pecah, Ceritakan Video Detik-detik Sriwijaya Air Sebelum Take Off yang Dikirim Orangtua

Baca juga: Permintaan Terakhir Mia Pramugari Sriwijaya Air ke Orang Tua, Minta Rumah Dibersihkan & Dipersiapkan

Baca juga: PPKM Surabaya, Petugas Akan Lakukan Tes Swab Acak Bagi Warga yang Masuk Surabaya Tanpa Kepentingan

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved