Breaking News:

Berita Sumenep

Oknum PNS Jabatan Kabid di Pemkab Sumenep Diduga Bacok Warga Sipil, Terduga Dilaporkan ke Polisi

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumenep dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan penganiayaan.

Shutterstock
ilustrasi - oknum PNS Sumenep diduga menganiaya warga sipil 

Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Oknum Pegawai Negeri Sipil ( PNS) di lingkungan Pemkab Sumenep diduga membacok warga sipil.

Bahkan, oknum PNS yang menjabat Kepala Bidang (Kabid) di salah satu Dinas Pemkab Sumenep telah dilaporkan ke polisi.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, korban sudah melaporkan kasus itu ke Polres Sumenep.

"Iya benar, penganiayaan," kata AKP Widiarti Sutioningtyas saat dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Daftar Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Tuban, Vaksin Sinovac Dijadwalkan Tiba pada Februari

Baca juga: Sosialisasi Persiapan Vaksinasi Covid-19 di Pamekasan, Kodim Keliling Pasar Umumkan Pakai Megafon

Baca juga: Ulah Nakal Pemilik Warung Kopi saat PPKM Surabaya, Langgar Jam Operasional hingga Ubah Posisi Kursi

Sebelumnya, ramai sebuah unggahan di Facebook bernama 'Diena Putri' tentang kasus penganiayaan yang diduga dilakukan PNS itu.

Akun Facebook itu juga memposting foto oknum pelakudengan jelas.

Tampak dari foto tersebut, pelaku memakai foto warna hitan dan memakai kacamata hitam.

"Ini foto pelaku pembacokan tadi pagi di perumahan satelit Sumenep," tulis akun FB bernama Diena Putri.

"Dia bernama Yanto seorang PNS yang berpangkat Kabid, swmuga bajingan ini cepat ditangkap," sambungnya.

Lebih lanjut, Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengaku, jika dari korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum PNS dan menjabat Kabid di salah satu dinas ini sudah dilaporkan oleh korbannya.

Baca juga: Dana Bansos Warga Miskin di Pamekasan Dipotong Diam-Diam, 3 Oknum Agen E-Warung Dinonaktifkan

"Iya baru laporan ke Polres," katanya.

Sayangnya, AKP Widiarti Sutioningtyas belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut apa motif dan siapa nama korbannya.

Data yang dihimpun media ini, korban yeng diduga telah dianiaya oleh oknum tersebut berinisial ABM.

ABM ini berasal dari luar Sumenep dan menikah atau berkeluarga dengan orang asli kota Keris.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved