Berita Terpopuler

BERITA MADURA TERPOPULER: 10 Pejabat Pemkab Bangkalan Positif hingga Rapat Pemberhentian Wabup Rajae

Berita Madura terpopuler edisi Sabtu 16 Januari 2021 hari ini dibuka dengan sejumlah pejabat Pemkab Bangkalan terkonfimasi positif Covid-19.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Wakil Bupati Pamekasan, Rajae. 

Dikonfirmasi oleh TribunMadura.com, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, Subiyakto mengaku kejadian tersebut. Namun, dirinya mengelak jika tidak melakukan pembacokan terhadap korban.

"Tidak melakukan pembacokan, tapi saat naik mubil ada pengendara main HP nyerempet mobil (mobil yang dinaikinya)," kata Subiyakto.

Begitu tahu menyerempet mobil yang dinaikinya, Subiyakto mengaku sepontan keluar dari mobil untuk menghajar dengan tangannya.

"Misal dilaporkan dengan pembacokan tidak apa - apa, silahkan dibuktikan saja. Saya banyak saksinya, karena saya tidak sendirian di mobil," ngakunya.

3. Rapat paripurna pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan

DPRD Pamekasan, Madura, belum menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian Wakil Bupati Pamekasan, Rajae.

Hal itu lantaran terdapat staf pendamping Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Pamekasan yang masih melakuka penyembuhan setelah dinyatakan positif Covid-19.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman menjelaskan, staf tersebut sedang dikarantina selama 15 hari untuk menjalani isolasi mandiri.

"Ada tiga staf DPRD Pamekasan yang positif Covid-19 saat kami mengadakan tes swab, satu di antaranya adalah staf pendamping Bamus," kata Fathorrahman kepada TribunMadura.com, Jumat (15/1/2021).

Ia mengaku, masih menunggu kesembuhan staf pendamping Bamus DPRD Pamekasan hingga pulih kembali.

Nantinya, bila staf pendamping Bamus DPRD Pamekasan itu sudah dinyatakan sembuh, pihaknya langsung akan menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian Wabup Rajae.

"Misal sewaktu karantina selama 15 hari ini tidak ada keluhan lagi dan oleh Dokter dinyatakan non reaktif Covid-19, maka kita akan menjadwalkan untuk menggelar rapat paripurna pemberhentian Wabup Rajae," ujarnya.

Namun, Ketua DPRD Pamekasan yang akrab disapa Fathor ini memastikan bahwa saat ini pihaknya bersama Sekretaris DPRD setempat sedang menyiapkan konsep perihal persiapan digelarnya rapat paripurna untuk memberhentikan jabatan Wabup Rajae.

Kata dia, perihal konsep pemberhentian dan penerimaan usulan pengganti Wabup Rajae sudah disiapkan.

"Sementara ini staf pendamping Bamus DPRD masih belum menjadwal pemberhentian Wabup Rajae, yang tahu persisnya itu adalah staf pendamping Bamus yang saat ini reaktif Covid-19," tutupnya.

Sekadar informasi, digantinya posisi jabatan Wabup Rajae karena meninggal dunia di RSUD Soetomo Surabaya, pada Kamis (31/12/2020) lalu.

Saat ini, wafatnya almarhum Rajae sudah mencapai 17 hari.

Rajae sudah dikebumikan di Dusun Kabeen Dejeh, Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved