Breaking News:

Berita Surabaya

Panti Pijat di Surabaya Nekat Beroperasi saat PPKM, Kini Ditutup Satgas Covid-19 untuk Sementara

Panti pijat di kawasan Jemursari Kota Surabaya ditempeli stiker dan ditutup sementara.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Satgas Covid-19 Surabaya menempel stiker di depan pintu panti pijat, Rabu (20/1/2021) malam. 

Reporter: Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Satgas Covid-19 Surabaya menutup satu panti pijat di kawasan Jemursari, Kota Surabaya, Rabu (20/1/2021) malam.

Panti pijat itu ditutup sementara karena dianggap melanggar ketentuan Perwali Surabaya No 67 tahun 2020.

"Itu termasuk kegiatan yang dilarang beroperasi," kata Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto.

Ia menjelaskan, panti pijat tersebut diketahui nekat beroperasi.

Baca juga: Berkedok Pijat Refleksi, Suami Jajakan Istri di Facebook Buat Layani Pria Hidung Belang Demi Uang

Baca juga: Kronologi Tukang Pijat Keliling di Surabaya Perkosa Istri Pelanggan, Aksinya Kepergok Suami Korban

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Kucing Suka Sembunyi di Dalam Kardus, Kenyamanan hingga Kurangi Stres

Padahal, di dalam ketentuan, panti pijat termasuk yang tidak diperbolehkan buka.

Hal itu agar penularan Covid-19 dapat terus ditekan. 

Walhasil, stiker khusus dari Satgas ditempelkan untuk memberikan tanda jika tempat tersebut sudah dilakukan penindakan.

Sebanyak 21 KTP disita oleh petugas yang turun.

Rinciannya 12 KTP merupakan milik terapis, sedangkan sisanya merupakan milik pengunjung yang kedapatan di lokasi.

Baca juga: Daftar Harga HP Redmi Note 8 Terbaru Januari 2021 Mulai dari Rp 1 jutaan, Lengkap dengan Spesifikasi

Baca juga: Ngeri, Orang Korea Utara yang Ketahuan Nonton Drama Korea Drakor Bakal Dipenjara 15 Tahun

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved