Berita Tulungagung
Pemkab Tulungagung Usulkan Rekrutmen 952 PPPK dan 300 ASN pada CPNS 2021, Ada Nakes hingga Guru
Pemkab Tulungagung mengusulkan lebih dari 1200 karyawan baru rekrutmen CPNS 2021 ke Kemenpan RB.
Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung melalui BKPSDM Tulungagung mengusulkan lebih dari 1200 karyawan baru rekrutmen CPNS 2021 ke Kemenpan RB.
Usulan ini melalui dua format, yaitu Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepala Bidang Pengadaan Informasi dan Profesi ASN BKPSDM Tulungagung, Pongky Kurniawan mengatakan, ada 952 usulan P3K guru dalam rekrutmen CPNS 2021
Baca juga: Jenazah Pasien Covid-19 di Malang Tertukar, Keluarga Emosi Tahu Faktanya, 1 Orang Dilarikan ke RS
Baca juga: RS hingga Puskesmas Dijaga Ketat Polisi, Antisipasi Upaya Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19
Baca juga: BREAKING NEWS - Dua Pohon Tumbang di Akses Jalan Menuju Jembatan Suramadu Bangkalan
Namun usulan ini, kata dia, belum mengakomodasi guru agama.
Usulan ini bersumber dari 1300 Batas Usia Pensiun (BUP) guru tahun 2020-2021, yang ada di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
"Usulan ini menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," terang Pongky, Jumat (28/1/2021).
"Karena hingga kini belum ada gaji dari Kementerian Dalam Negeri," sambung dia.
Dari 1300 BPU di Dapodik, kemudian dibahas bersama BPKAD dan Dinas Pendidikan.
Hasilnya ditemukan 952 P3K sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Sementara dari jalur ASN, BKPSDM mengusulkan sekitar 300 orang.
Baca juga: Insiden Berdarah Tewaskan Ayah dan Anak di Malang, Ini Kronologi Carok Mantan Kasun dan Kasun Baru
Baca juga: Ratusan KTP Warga Mojokerto Terancam Diblokir Dispendukcapil, Hasil Sitaan Pelanggar Prokes dan PPKM
"Jalur ASN ini untuk tenaga kesehatan, tenaga teknis dan guru agama. Guru agama juga penting, maka kami usulkan," sambung Pongky.
Kebutuhan tenaga kesehatan ini berkaitan dengan pengembangan fasilitas kesehatan milik Pemkab Tulungagung.
Salah satunya karena RSUD dr Iskak telah membangun ruang perawatan baru setinggi lima lantai.
Bangunan baru ini membutuhkan karyawan baru untuk pelayanan.
Selain itu Puskesmas Campurdarat akan diubah menjadi rumah sakit tipe C.
Kondisi ini otomatis membutuhkan karyawan baru di bidang kesehatan.
Demikian juga Puskesmas Pembantu Wates yang ditingkatkan statusnya, untuk menggantikan Puskesmas Campurdarat.
"Angka 300 itu yang kami usulkan. Terserah nanti formasi yang disetujui oleh Kemenpan," ucap Pongky.
Pongky menambahkan, usulan ini atas permintaan dari Kemenpan.
Namun hingga kini belum ada kepastian kapan pelaksanaan rekrutmen dua jalur ini.
Pongky menduga, jalur P3K akan dilaksanakan lebih dulu.
"Kami menunggu kepastian dari Kemenpan. Bisa tahun ini, bisa juga tahun-tahun berikutnya," paparnya.
Tahun 2019 BKPSDM Tulungagung telah merekrut 94 P3K.
Mereka terdiri dari 80 penyuluh pertanian dan 14 guru.
Mereka saat ini sudah bekerja dengan status tersebut, meski secara resmi masih menunggu SK pengangkatan. (David Yohanes)