Berita Trenggalek
Niat Mandi di Sungai Kedung Gupit, Santri di Pondok PesantrenTrenggalek Ditemukan Tak Bernyawa
Seorang santri di Pondok Pesantren Darussalam tenggelam di Sungai Kedung Gupit dan meninggal dunia, Sabtu (30/1/2021).
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Elma Gloria Stevani
Penulis: Aflahul Abidin l Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Seorang santri di Pondok Pesantren Darussalam tenggelam di Sungai Kedung Gupit dan meninggal dunia, Sabtu (30/1/2021).
Pondok Pesantren Darussalam tersebut terletak di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Santri berinisial SR dan berusia 14 tahun itu berasal dari Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko.
Pada awalnya, SR mengikuti kegiatan olahraga di Pondok Pesantren Darussalam.
Sekitar pukul 09.00 WIB, korban bersama rekan-rekannya keluar Pondok Pesantren Darussalam tanpa sepengetahuan pihak Ponpes.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 31 Januari 2021, Capricorn Ubah Diri, Taurus Menderita Tiada Akhir
Baca juga: Ramalan Zodiak Membaca Karir Sabtu 30 Januari 2021, Taurus Menuai Keberhasilan, Cancer Percaya Diri
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terbaru Sabtu 30 Januari 2021, Asmara Capricorn Kurang Mulus, Leo Bakal Kecewa
Baca juga: Ramalan Zodiak Terlengkap Minggu 31 Januari 2021, Bahagia Cancer Bikin Orang Jadi Iri, Gemini Emosi
"Tanpa seizin gurunya, sekitar pukul 09.30 WIB, para siswa tadi keluar untuk mandi di sungai," kata Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Trenggalek, Ipda Krisna Dwijaya, Sabtu (30/1/2021).
Setidaknya, kata Krisna, ada tiga bocah yang mandi di sungai tersebut. Selain SR, dua temannya lain adalah KM (15) dan DF (12).
Saat mandi di sungai, ketiga siswa itu bermain dengan melompat dari jembatan menuju sungai.
Tinggi jembatan ke sungai tersebut kira-kira 5 meter.
Sementara kedalaman kedung di sungai itu mencapai 3 meter.
"Sebenarnya saat itu sudah diingatkan oleh warga sekitar karena tahu korban tidak bisa berenang," sambung Krisna.
Setelah melompat, korban tak nampak lagi ke permukaan. Sementara dua teman lainnya yang telah melompat lebih dulu dalam kondisi baik karena bisa berenang.
Kedua teman korban sempat mencoba untuk mencari korban. Namun hasilnya nihil.
Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka berdua melaporkan tenggelamnya korban kepada kepala dusun setempat.