Virus Corona
Indonesia Lockdown? Diusulkan Lagi karena Covid-19 Melonjak, Jokowi 'Menentang', Pengamat: dari Awal
Berbagai pihak membicarakan tentang Indonesia lockdown, namun Presiden Jokowi ( Joko Widodo ) memberi pernyataan lain.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM - Usulan Indonesia lockdown kembali ramai karena terus melonjaknya kasus Covid-19 atau virus corona.
Berbagai pihak membicarakan tentang Indonesia lockdown, namun Presiden Jokowi ( Joko Widodo ) memberi pernyataan lain.
Ini semua karena pandemi virus Corona di Indonesia yang kian mengkhawatirkan.
Terlebih kini jumlah infeksi Covid-19 di Indonesia sudah tembus 1 juta kasus sejak Selasa (26/1/2021) lalu.
Baru-baru ini, Presiden Jokowi meminta para menterinya untuk mencari formula yang tepat untuk menangani pandemi Covid-19.
Meski demikian, Jokowi menyadari tidak ada formula tunggal yang efektif dalam menangani pandemi Covid-19.
Untuk itu, Ia meminta para menteri mengkalkulasi dengan cermat setiap kebijakan yang akan diambil.
"Menurut saya coba dilihat lagi tolong betul-betul dikalkulasi. Betul-betul dihitung."
"Sehingga kita mendapatkan sebuah formula yang memang (tepat), formula standar itu enggak ada," kata Jokowi, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (1/2/2021).
Baca juga: 25 Gejala Baru Virus Corona yang Tercatat WHO, Gangguan Tidur hingga Kesadaran Berkurang
Jokowi mengatakan saat ini pemerintah terus mencari formula yang tepat untuk menekan laju penularan Covid-19.
Pasalnya, Presiden menilai penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak efektif.
Menurutnya, implementasi PPKM yang seharusnya membatasi aktivitas dan mobilitas masyarakat, tak mampu menekan laju penularan Covid-19.
Tetapi, Jokowi juga mengingatkan, kebijakan sukses untuk menekan laju penularan Covid-19 di negara lain, belum tentu sukses diterapkan di Indonesia.
Baca juga: Akibat Terpancing Status WhatsApp Temannya, Siswi SMA Maki Tenaga Medis dan Sebut Covid-19 Hoaks
Bahkan, lanjut Jokowi, karantina wilayah atau lockdown juga belum tentu berhasil menekan laju penularan Covid-19.
"Yang lockdown pun (Kasus Covid-nya kembali meningkat) eksponensial juga," kata Jokowi, dikutip TribunMadura.com dari Tribunnews.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-berita-tentang-usulan-lockdown-di-indonesia-mungkinkah-diterapkan.jpg)