Berita Mojokerto

Kepergok Mencuri Motor, Siswa SMA Adu Mulut dengan Korban, Undang Perhatian Pengunjung Satu Pasar

Siswa SMA kepergok mencuri sepeda motor di kawasan Pasar Tradisional Niaga Kabupaten Mojokerto.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan siswa SMA bernama ARA (15) di kawasan Pasar Tradisional Niaga, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Siswa SMA asal Yogyakarta kepergok mencuri sepeda motor di kawasan Pasar Tradisional Niaga, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku bernama ARA (15) tersebut mencuri sepeda motor Suzuki Smash W 6148 TO warna hitam yang ditinggal pemiliknya belanja di Pasar Tradisional Niaga, Selasa (2/2/2021).

Kapolsek Mojosari, Kompol Nadzir Syah Bahri menjelaskan, korban bernama Andy Sutrisno (31) pedagang ayam geprek di Mojokerto, asal Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun.

Saat itu, korban hendak belanja di Pasar Niaga dan meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci kontak masih tertancap.

Ponorogo Diguyur Hujan Lebat Sore hingga Malam, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir Luapan Air Sungai

Hal Tak Terduga Pria saat Masuk Minimarket Dini Hari Kagetkan Pegawai, Dua Orang Terlihat Mengendap

Pengendara Motor di Lamongan Hantam Dump Truk dari Arah Berlawanan, 1 Orang Tewas, 1 Lainnya Kritis

Pelaku menghampiri dan menaiki sepeda motor milik korban dan berupaya menstarter.

"Saat korban keluar dari pasar melihat pelaku menstarter motornya karena mesinnya tidak bisa menyala sehingga pelaku mendorongnya," ungkapnya saat dikonfirmasi Surya.co.id ( grup TribunMadura.com ), Rabu (3/2/2021).

Nadzir mengatakan, korban sempat menegur pelaku telah membawa kabur motor miliknya.

Namun, pelaku tetap bersikukuh bahwa motor itu adalah miliknya, sehingga keduanya terlibat adu mulut yang ditonton banyak orang di pasar.

"Karena terjadi keributan pelaku dan korban akhirnya warga membawa keduanya ke Balai Desa Sawahan untuk memastikan kepemilikan motor tersebut," jelasnya.

Kemudian, anggota Unit Reskrim Polsek Mojosari yang memperoleh laporan dari warga menyusul ke lokasi kejadian dan memastikan terkait kepemilikan motor.

Polisi sudah curiga dengan gelagat pelaku yang gugup saat berbicara apalagi tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan motor.

Honda Vario Tabrak Pohon Akasia di Kamal Bangkalan, Pengendara Diduga Mengantuk, Tewas di Lokasi

Keluarga Panik Munasir Tak Kunjung Pulang, Celana dan Linggis Jadi Saksi, Bengawan Solo Disusuri

"Setelah dilakukan interogasi dan olah TKP ternyata pelaku mencuri motor yang berdalih sebagai pemiliknya," jelasnya.

Menurut dia, pelaku dari keluarga Broken Home yaitu pelajar kelas X SMA yang sebelumnya tinggal bersama neneknya di  Yogyakarta.

Namun, dia pindah ke rumah ayah kandung dan ibu tirinya di Mojosari untuk melanjutkan sekolahnya.

"Jadi pelaku baru tiba dari Yogyakarta terus mencuri motor di pasar Mojosari dan pengakuannya untuk dimiliki atau dikendarai ," ucap Nadzir.

Pihak Kepolisian berkoordinasi bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) karena pelaku Curanmor masih tergolong di bawah umur.

Perbuatan pelaku sudah mengarah pada tindakan pidana Pasal 362 tentang pencurian dengan pemberatan lantaran kendaraan sudah berpindah dari lokasi semula dan ada upaya menguasai motor milik orang lain.

"Pelaku untuk sementara ditahan di Polsek Mojosari sembari koordinasi bersama Bapas terkait diversi perkara pidana yang melibatkan anak di bawah umur," kata dia.

"Kasus tetap kita proses dan berlanjut hingga persidangan, tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved