Virus Corona

Lockdown Akhir Pekan Mulai Kapan? Opsi saat Covid-19 di Indonesia Memburuk, Epidemiolog: Efektivitas

Diketahui, usulan lockdown akhir pekan ini disarankan agar diterapkan di Indonesia, terutama DKI Jakarta.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Pipin Tri Anjani
Freepik
ILUSTRASI Berita opsi lockdown akhir pekan di Indonesia. 

TRIBUNMADURA.COM - Opsi lockdown akhir pekan di Indonesia muncul di saat kasus Covid-19 tanah air tampak memburuk.

Benarkah lockdown akhir pekan bakal diterapkan di Indonesia?

Apa kata Epidemiolog soal wacana lockdown akhir pekan ini?

ILUSTRASI Berita tentang usulan lockdown di Indonesia. Mungkinkah diterapkan?
ILUSTRASI Berita tentang usulan lockdown di Indonesia. Mungkinkah diterapkan? (Freepik)

Diketahui, usulan lockdown akhir pekan ini disarankan agar diterapkan di Indonesia, terutama DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji opsi lockdown dalam penanganan Covid-19.

"Nanti tentu DKI Jakarta akan melakukan kajian analisa, nanti Pak Gubernur juga memimpin rapat-rapat internal apakah usulan dari DPR RI (untuk lockdown) dimungkinkan," ujar Riza dalam keterangan suara, Selasa (2/2/2021).

Riza mengamini pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) belum efektif menekan penyebaran Covid-19.

"Ya, yang disampaikan Pak Jokowi betul, memang ini belum efektif," kata Riza, dikutip TribunMadura.com dari Kompas.com.

PILU Perawat Hamil Meninggal Kena Covid-19, Kondisi Bayi yang Dilahirkan Terkuak, Keluarga: Terpana

Riza menjelaskan, usulan lockdown berasal dari DPR RI yang mengacu pada kebijakan yang diterapkan di Turki tentang lockdown di akhir pekan.

Riza menjelaskan, pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta meyakini program yang diusulkan oleh DPR RI dan pemerintah pusat bertujuan baik dalam penanganan Covid-19.

Dia juga membenarkan fakta di akhir pekan banyak warga Jakarta yang beraktivitas keluar rumah mengisi waktu senggang mereka.

"Tidak hanya ke pasar, ke mal, tetapi juga ke tempat-tempat rekreasi, termasuk berkunjung ke sanak saudara, termasuk juga ke luar kota," ujar Riza.

Jalan Terakhir Jika Corona di Indonesia Kian Memburuk, 1 Saran IDI, Jokowi Bahas Formula, Lockdown?

Namun demikian, lanjut Riza, untuk saat ini masih diterapkan PPKM dan PSBB secara serentak di Jawa-Bali.

Keputusan untuk melakukan lockdown, kata Riza, benar-benar masih dikaji sementara waktu.

"Tentu kami akan mendukung kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten kota," kata Riza.

Ilustrasi PSBB - Tulisan LOCKDOWN. Cukup atimu sing ambyar ojo kesehatanmu (cukup hatimu yang hancur, kesehatanmu jangan) terpampang di pintu masuk Dukuh Kropoh, Condong Catur, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ilustrasi PSBB - Tulisan LOCKDOWN. Cukup atimu sing ambyar ojo kesehatanmu (cukup hatimu yang hancur, kesehatanmu jangan) terpampang di pintu masuk Dukuh Kropoh, Condong Catur, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (Kompas.com/Yaya Ulya)
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved