Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

7 Poin Penting PPKM Mikro di Bangkalan, WFH Sebanyak 50 Persen Pegawai hingga Pembelajaran Online

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Inilah poin-poin PPKM Mikro di 4 Kecamatan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron bersama Forkopimda menunjukkan Kartu Vaksinasi Covid-19 usai menerima vaksin dosis kedua di Pendapa Agung, Rabu (10/2/2021) 

Reporter: Ahmad Faisol l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan  telah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro mulai 9-22 Februari 2021.

Upaya meningkatkan pengendalian terkait penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangkalan, diprioritaskan di empat kecamatan; Kota, Kamal, Burneh, dan Socah.

Sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bupati Bangkalan  yang dirilis Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Rabu (10/2/2021) malam. 

Keputusan dengan Nomor 188.45/11/Kpts/433.013/2021 itu tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di
Kabupaten Bangkalan.

Detik-detik Toko Sembako di Desa Essang Kabupaten Sumenep Terbakar, Pemilik Toko Alami Luka Bakar

BREAKING NEWS - Toko Sembako di Desa Essang Kabupaten Sumenep Ludes Terbakar

Soal Dugaan Penyebab Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, KNKT: Satu Mesin Mati, Pesawat Masih Bisa Terbang

Tabung Gas Elpiji Meledak, Toko Sembako di Sumenep Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 200 Juta

"Berdasarkan tingginya kasus aktif dari masing-masing wilayah kecamatan, maka pelaksanaan PPKM Mikro di Kabupaten Bangkalan diprioritaskan di Kecamatan Kota, Burneh, Kamal, dan Socah," ungkap Juru Bicara Humas Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan, Agus Sugianto Zain.

Dijelaskan dalam Keputusan Bupati Bangkalan, PPKM Mikro adalah kegiatan yang terdiri atas :

a. Membatasi tempat kerja atau perkantoran dengan menerapkan pola kerja dari rumah sebesar 50% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;

b. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara online;

c. Untuk sektor esensial yang berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat seperti bahan pangan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya dapat beroperasi 100%
dengan pengaturan protokol kesehatan secara ketat;

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved