Berita Viral

Jeritan Lantang Suniah Diterkam Buaya saat Cari Kerang, 'Nelayan Tarik Menarik', Ending Bak Mukjizat

Warga bernama Suniah (52) tersebut diterkam buaya saat tengah mencari kerang untuk dimasak di muara sungai yang tidak jauh dari rumahnya.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Aqwamit Torik
asiaone.com
ILUSTRASI Berita buaya terkam warga saat cari kerang. 

Bambang mengatakan, keberadaan buaya muara di kampung nelayan Pendeuy sudah diketahui oleh warga.

Di sana memang kerap muncul buaya pada saat-saat tertentu.

Warga juga sudah terbiasa dengan kehadiran buaya, dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Setelah peristiwa ini saya mengimbau warga untuk lebih hati-hati, jangan beraktivitas terlalu dekat dengan muara yang sering muncul buaya," kata dia.

VIDEO Sosok Wanita di Dekat Buaya Berkalung Ban yang Muncul dari Sungai, Viral di Media Sosial

VIRAL Video Buaya Dibantai Pakai Tombak

Akhir Januari 2021 lalu, sebuah video seorang pria membantai seekor buaya menjadi viral di YouTube.

Dari penelusuran, video itu direkam di Sungai Batang Pasaman, Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (29/1/2021) malam.

Aksi yang diduga dilakukan seorang pawang buaya justru mengundang keprihatinan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat.

Ade menjelaskan, sebelum kejadian itu pihaknya sudah mendengar informasi terkait warga sekitar Sungai Batang yang digigit buaya.

Warga lalu meminta bantuan pawang untuk menangkap buaya tersebut.

Mengetahui hal itu, petugas mengingatkan warga boleh menangkap namun buaya jangan dibunuh.

"Dua hari sebelum kejadian, kita sudah ingatkan bahwa boleh menangkapnya tapi tidak boleh membunuhnya karena dilindungi," ungkapnya, dikutip TribunMadura.com, Jumat (12/2/2021).

Rayuan Gisella Anastasia ke Ibu Wijin Demi Rayakan Imlek Bareng, Siap Jadi Menantu? Gisel: Kasihan

Namun, setelah itu beredar video penangkapan dan pembantaian buaya di sungai tersebut.

Dalam video itu tampak warga membunuh buaya dengan tombak hingga membuat luka dan mati.

"Ini yang kita sayangkan. Menangkapnya dengan cara sadis yang berujung dengan matinya satwa dilindungi itu," ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved