Breaking News:

Berita Tuban

Aksi Warga Satu Desa di Tuban Beli Ratusan Mobil Baru Picu Kekhawatiran, 'Buat untuk Usaha Sedikit'

Aksi warga Desa Sumurgeneng Kabupaten Tuban menjual tanah dan membeli ratusan mobil baru menimbulkan kekhawatiran.

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Mobil baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Gihanto, Kepala Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mengungkap rasa kekhawatiran setelah warganya menerima uang miliaran rupiah dari penjualan tanah.

Warga Desa Sumurgeneng menjual tanah mereka untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) patungan Pertamina-Rosneft perusahaan asal Rusia.

Sebelumnya, pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) itu membutuhkan lahan di tiga desa yaitu, Desa Sumurgeneng, Wadung, dan Kaliuntu.

Baca juga: Sumber Uang Warga Satu Desa di Tuban Buat Beli Ratusan Mobil Baru Terungkap, Bak Dapat Harta Karun

Baca juga: Stasiun Kediri Belum Bisa Layani Tes GeNose, Penumpang Kereta Api Wajib Kantongi Hasil Rapid Test

Baca juga: Kuli Bangunan Serang Majikan Wanita secara Brutal, Lalu Langsung Bawa Kabur Barang Berharga Korban

"Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha," kata dia saat ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021).

Dia menjelaskan, di desanya, ada sekitar 840 KK.

Namun yang tanahnya dijual untuk kebutuhan lahan GRR sekitar 225 orang.

Nilai tanah di sekitar lokasi dihargai Rp 600 - 800 ribu.

Jumlah itu lebih jauh tinggi di atasnya dibanding harga semula Rp 100 - 150 ribu.

Rata-rata yang menjual tanahnya, 90 persen untuk beli mobil, 75 persen untuk beli tanah, 50 persen untuk bangun rumah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved