Breaking News:

Berita Tuban

Kini Jadi Miliarder Baru, Warga Desa Sumurgeneng Tuban Sempat Tolak Pembelian Tanah Kilang Minyak

Pembelian tanah di Desa Sumurgeneng Kabupaten Tuban untuk kilang minyak sempat ditolak sejumlah warga.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Wantono (40), warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, salah satu penolak jual tanah ke Pertamina 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mendadak jadi miliarder baru.

Warga satu desa di Kabupaten Tuban itu tiba-tiba menjadi miliarder setelah mendapat pencairan harga tanah untuk kilang minyak.

Meski begitu, ada beberapa warga desa yang sempat menolak menjual tanahnya untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR), perusahaan patungan Pertamina-Rosneft asal Rusia.

Baca juga: Penghuni Apartemen di Surabaya Protes, Minta Penundaan Iuran hingga Kabar Sewa Kamar Isolasi Mandiri

Baca juga: Borong Ratusan Mobil Mewah, Warga Satu Desa Miliarder di Tuban Masih Antre Pesan Unit Mobil Lain

Baca juga: Kisah Miliarder Baru Warga Satu Desa di Tuban, Ada yang Dapat Rp 18 M usai Jual 2,7 Hektar Tanah 

Mereka lantas menjual tanah ke perusahaan plat merah itu melalui konsinyasi Pengadilan Negeri Tuban.

"Ya dulu menolak tegas, tapi kalau sudah konsinyasi sudah babak terakhir, kita tidak bisa menolak," kata Wantono (40), warga setempat, Kamis (18/2/2021).

Pria yang juga sebagai petani itu mengaku tak punya pilihan untuk tidak mengambil uang pengganti lahan dari Pertamina.

Kepemilikan 4 hektar lahan miliknya membuat ia mendapat Rp 24 miliar lebih.

Uang itupun segera diambil, sebagian digunakan untuk beli 1 unit mobil expander, beli tanah dan ditabung.

Ia masih menyisakan 3 hektar lahan yang tidak masuk peta penetapan lokasi (penlok) kilang minyak.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved