Breaking News:

Tebing Longsor di Pamekasan

Bupati Pamekasan Datangi Lokasi Tebing Longsor, Gratiskan Biaya Pengobatan Santri yang Patah Tulang

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mendatangi Pondok Pesantren Annidhamiyah yang terkena musibah tebing tanah longsor, Kamis (25/2/2021).

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat melihat lokasi tebing longsor di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (25/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mendatangi Pondok Pesantren Annidhamiyah yang terkena musibah tebing tanah longsor, Kamis (25/2/2021).

Ia datang ke Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, bersama sekretaris daerah dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Setiba di lokasi, Baddrut Tamam langsung melihat lokasi bukit yang longsor yang menewaskan lima santri.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Gelar Sosialisasi Bimbingan Teknis Penerima DAK 2021 SMP dan SD

Baca juga: Longsor Terjang Pamekasan, 5 Santri Meninggal Tertimbun Bangunan Pondok Pesantren Annidhamiyah

Baca juga: BREAKING NEWS - Tebing 70 Meter Longsor di Bindang Pamekasan, 5 Santriwati Meninggal dan 1 Luka-Luka

Baca juga: Tiga Santriwati yang Tertimbun Longsoran Tebing di Pamekasan Belum Bisa Dievakuasi, Ini Penyebabnya

Setelah mengecek beberapa lokasi, Baddrut Tamam kemudian duduk bersama Pengasuh Pondok Pesantren Annidhamiyah, KH. Muhedi seraya memberikan dukungan moril dan moral agar sabar menghadapi musibah itu.

Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu langsung memerintahkan personel dari satuan polisi pamong praja (Satpol PP) untuk kerja bakti membersihkan puing-puing longsor agar aktifitas pesantren cepat pulih.

"Musibah ini tidak hanya untuk Yayasan Annidhamiyah tetapi juga musibah kita bersama. Kami sekarang melihat secara langsung tanah longsor yang menewaskan lima santriwati, dan satu santriwati sedang dirawat di RSUD SMART Pamekasan," kata Baddrut Tamam.

Ia berjanji, akan mengkaji faktor yang menyebabkan tebing tersebut longsor untuk tindakan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kajian struktur tanah.

Tujuannya, agar bantuan yang disalurkan nantinya, sesuai dengan kebutuhan Ponpes.

Tokoh muda Nahdlatul Ulama ini memastikan, pihaknya akan membiayai pengobatan korban patah tulang yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

"Saya memastikan juga bahwa korban yang sedang dirawat itu akan dibiayai oleh pemerintah kabupaten dan kita gratiskan. Karena ini musibah," janjinya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu (PKB) juga menyampaikan bela sungkawa perihal terjadinya musibah bencana alam tersebut.

Ia berharap kepada keluarga korban dan para wali santri agar senantiasa diberikan kesabaran menghadapi musibah tersebut.

"Semoga musibah tanah longsor dan musibah lainnya tidak terjadi lagi di Pamekasan. Kita, Kaapolres, Komandan Kodim akan bergandengan tangan untuk pembangunan lebih lanjut pesantren ini. Kita sangat berduka, mohon doanya kepada kita semua," tutupnya.

Baca juga: MIRIS! Tetangga Sebut Orangtua Nissa Sabyan Malu untuk Keluar Rumah: Dia Tidak Sayang Orangtuanya

Baca juga: Mulai Dari Pendaftaran hingga Ikut Seleksi, Ini Cara Lengkap Daftar Akun Kartu Prakerja Gelombang 12

Baca juga: Doa di Pagi Hari Ketika Akan Menjalankan Aktivitas, Agar Dilapangkan Rezeki dan Diberi Keberkahan

Baca juga: Inilah Waktu untuk Melaksanakan Sholat Dhuha 2 Rakaat, Berikut Tata Cara, Niat, Bacaan dan Doanya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved