Virus Corona
BUKTI Pakai Kacamata Perkecil Risiko Kena Covid-19, Alasan Diungkap Pakar: Tak Semudah itu Menyentuh
Dalam arti lain, memakai kacamata memperkecil kemungkinan orang kena Covid-19 atau virus Corona.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNMADURA.COM - Orang pakai kacamata terbukti minum berisiko kena Covid-19 atau virus Corona.
Dalam arti lain, memakai kacamata memperkecil kemungkinan orang kena Covid-19 atau virus Corona.
Dua penelitian baru terbukti membuktikan hal tersebut.
Itu seperti 'angin segar' di tengah pandemi Covid-19 yang sudah berjalan lebih dari setahun.

Dilansir TribunMadura.com dari Kompas.com, terungkap hasil penelitian yang membuktikan penggunaan kacamata memperkecil penularan Covid-19.
Meski demikian, penelitian ini masih butuh kajian yang lebih mendalam.
Penelitian terbaru berasal dari India.
Para peneliti melakukan studi penggunaan kacamata untuk melihat tinggi/rendahnya risiko terkena Covid-19.

Virus Corona dapat masuk ke dalam tubuh melalui lubang mulut, hidung, dan mata, melalui sentuhan atau kontak dengan tangan atau benda yang terkontaminasi.
Penelitian penggunaan kacama untuk cegah Covid-19 ini dipimpin oleh Dokter Spesialis Mata Senior dari Departemen Kesehatan NPCB Center, Kanpur Dehat, India, Amit Kumar Saxena.
Penelitian ini melibatkan 304 orang yang merupakan pasien Covid-19 (223 laki-laki dan 81 perempuan) sebagai sampel penelitiannya.

Mengutip Independent, Minggu (21/2/2021), pasien-pasien itu berasal dari sebuah rumah sakit di India bagian utara.
Usianya beragam, mulai dari 10 tahun hingga 80 tahun.
Mereka diteliti dan diminta mengisi kuesioner untuk mengetahui perilaku penggunaan kacamatanya.
Data yang terkumpul diuji secara kuantitatif untuk mengetahui perbandingan risiko keterpaparan virus Corona antara orang yang menggunakan kacamata dalam jangka panjang dan pada mereka yang tidak menggunakannya.
Baca juga: Beda Letih Biasa dengan Letih karena Gejala Covid-19, Kelelahan Infeksi Corona Bisa Bertahan Lama