Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Sejumlah Wartawan Mendadak Demam Jelang Divaksin, 100 Ampul Vaksin di Bangkalan Terpakai 37 Sasaran

Vaksinasi Covid-19 terhadap awak media di Kabupaten Bangkalan belum berjalan maksimal, Kamis (4/3/2021).

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Direktur Media LingkarJatim.com, Aliman Haris (depan) bersama sejumlah awak media di sela skrinning atau pengecekan kondisi tubuh sebelum vaksinasi di Kantor Dinas Kesehatan Bangkalan, Kamis (4/3/2021). 
Reporter: Ahmad Faisol| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Vaksinasi Covid-19 terhadap awak media di Kabupaten Bangkalan belum berjalan maksimal, Kamis (4/3/2021).

Pasalnya, dari sejumlah 100 ampul vaksin yang disediakan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, hanya terpakai tidak lebih dari separuh sasaran.

Data yang dihimpun Surya dari Dinkes Kabupaten Bangkalan, total jumlah wartawan yang menghadiri gelar Vaksinasi Aman dan Halal di halaman Kantor Dinkes setempat hanya sebanyak 38 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 wartawan telah divaksin. Sedangkan satu wartawan lainnya berstatus tunda karena saat dilakukan screening, suhu tubuhnya panas.

Baca juga: Tarif Kencan PSK asal Bondowoso di Warkop Depan SMAN 3 Pamekasan Rp 250 Ribu, Sudah 5 Kali Dibooking

Baca juga: Segera Login di www.prakerja.go.id untuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 13 yang Dibuka Hari Ini

Baca juga: Ririe Fairus Minta Netizen Stop Bully Nisa Sabyan dan Iyus: Saya Rela Melepasnya Asal Dia Bahagia

Baca juga: Viral Video Pria Tewas Bersimbah Darah di Bangkalan, Polisi Menduga Motif Pembunuhan Dipicu Asmara


Malam sebelumya, sejumlah wartawan dalam grup WhatsApp menyampaikan bahwa kondisinya mendadak demam. Sementara seorang wartawan menyatakan tidak bisa hadir karena setelah berkonsultasi dengan dokter, menderita asma dan hepatitis.

“Kalau saya vaksin dong. Saya ingin menjadi orang yang mempunyai imunologi kuat terhadap corona, itu saja,” ungkap Direktur Media LingkarJatim.com Aliman Haris kepada TribunMadura.com di sela-sela pengecekan kondisi tubuhnya.

Aliman menegaskan tidak peduli atas stigma sebagian masyarakat terhadap vaksin karena saat ini tidak ada upaya lain selain vaksinasi sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.

“Ini semua bagian dari ikhtiar. Selebihnya saya pasrahkan kepada Allah,” pungkasnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, Sudiyo menyatakan, gelar vaksinasi untuk waratawan digabung bersama para staf dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, serta para pegawai BPJS Cabang Bangkalan.

“Untuk teman-teman media, KPU, dan BPJS, total vaksin yang kami sediakan sejumlah 250 ampul. Di mana 100 ampul di antaranya disediakan untuk para wartawan,” katanya.

Selain itu di area parkir Dinkes Kabupaten Bangkalan, gelar vaksinasi juga dilakukan di sembilan lokasi untuk 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Bangkalan.

Di antaranya Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, kecamatan dan kelurahan.

“Total vaksin yang kami sediakan hari ini lebih dari 850 ampul. Pelaksanaannya di 10 titik karena ada beberapa OPD kecil yang kami gabung,” jelas pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Optimisme dalam menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan saat ini tengah menjalar di benak Yoyok.

Hal itu tidak lepas dari hasil pantauan selama 18 hari terakhir terhadap 3.126 tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah melewati vaksinasi dosis kedua. .

“Ini luar biasa karena setelah melewati vaksinasi dosis kedua, saya belum menerima informasi satu orang pun dari tenaga medis dan tenaga kesehatan yang dilaporkan terpapar Covid-19,” tegas Yoyok.

Selain itu, lanjutnya, sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan dan nasional mulai menunjukkan tren menurun bahkan mengarah ke zona kuning.

Menurut Yoyok hal tersebut tidak lepas dari peran penting masyarakat.

“Vaksinasi untuk masyarakat umum, semoga bisa terlaksana sebelum Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan Bangkalan terbebas dari Zona Merah. Bahkan dari 18 kecamatan yang ada, tiga  kecamatan; Kokop, Konang, dan Galis berstatus Zona Kuning. Sedangkan 15 kecamatan lainnya berstatus Zona Orange.

Bahkan sejak tiga hari terakhir terhitung 1-3 Maret 2021, jumlah pasien sembuh lebih tinggi yakni di angka 12 orang. Sedangkan penambahan jumlah pasien positif hanya bertambah 4 orang. 

Adapun total pasien positif terkonfimasi hingga Rabu (3/3/2021) mencapai 1.577 orang, dengan catatan tidak terjadi penambahan dari hari sebelumnya. Sedangkan total pasien sembuh berjumlah 1.358 orang atau bertambah 6 orang dari sehari sebelumnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Viral Video Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Bangkalan, Ada Luka di Bagian Perut

Baca juga: Niatnya Mau Menolong Warga Desa Kandangan, Polisi di Kabupaten Kediri Malah Dibacok Orang Gila

Baca juga: 10 Arti Mimpi Tentang Hantu: Hati-hati! Bisa Jadi akan Kehilangan Anggota Keluarga yang Anda Sayangi

Baca juga: 2021 Jadi Tahun Apes Buat Shio Kambing dan Shio Kuda, Peruntungan Bisnis dan Karir Kurang Mujur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved