Pria Tewas Bersimbah Darah di Bangkalan

Viral Video Pria Tewas Bersimbah Darah di Bangkalan, Polisi Menduga Motif Pembunuhan Dipicu Asmara

Polres Bangkalan mendalami dugaan kasus pembunuhan terhadap seorang pria yang tergeletak di halaman parkir pasar modern Kecamatan Arosbaya.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa/TribunMadura.com
Seorang pria tergeletak bersimbah darah di parkiran sebuah pasar modern di Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan menjadi objek rekaman video dan dikirim melalui jejaringan media sosial WhatsApp, Kamis (4/3/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - BANGKALAN – Satreskrim Polres Bangkalan bersama Polsek Arosbaya saat ini tengah mendalami dugaan kasus pembunuhan terhadap seorang pria yang ditemukan tewas tergeletak di halaman parkir sebuah pasar modern di Kecamatan Arosbaya, Kamis (4/3/2021).

Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya terus menggali keterangan dari sejumlah saksi untuk menguak motif dan mengungkap siapa pelaku di balik insiden tersebut.

“Ada beberapa indikasi kuat yang motifnya mengarah masalah asmara, tetapi ini baru awal dan memerlukan pembuktian lebih mendalam,” ungkap Didik ketika dihubungi TribunMadura.com melalui sambungan selulernya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Viral Video Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Bangkalan, Ada Luka di Bagian Perut

Baca juga: Amalan Doa dan Dzikir yang Bisa Dilakukan Mulai Maghrib hingga Tengah Malam, Lengkap dengan Artinya

Baca juga: Advokat DPC Peradi RBA Malang Noor Fajari Roziq Janji Akan Beri Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat

Baca juga: Komad Demo Kantor Bea Cukai Madura, Bongkar Mafia Cukai yang Diduga Kongkalikong dengan Bea Cukai

Seperti diketahui, jagad media sosial WhatsApp diramaikan dengan postingan secara berantai video berisikan seorang pria tergeletak bersimbah darah dengan luka di bagian perut.

Sebaran Video-video mulai meramaikan jagad media sosial di atas pukul 13.00 WIB. Nampak pula dalam video itu sebuah selongsong senjata tajam jenis celurit.

Sedikitnya terdapat lima postingan video dengan beragam durasi dan dari berbagai sudut pengambilan. Mulai dari durasii 30 detik, 9 detik, 19 detik, 25 detik, dan berdurasi 26 detik.

Pada salah satu postingan video, seorang warga menyebutkan, “Pembacokan di areal (Kecamatan) Arosbaya, baru turun dari mobil Avanza, pambacokan lokasi di Indomart, lokasi utara Arosbaya, baru turun dari mobil Avanza B 2803”.

Namun dalam video berdurasi 30 detik itu, bukan Toyota Avanza seperti yang disebutkan dalam suara tersebut. Melainkan Suzuki Ertiga berwarna putih dengan nopol B 2803 BFF.

Selain video, belakangan menyusul postingan selembar KTP yang disebutkan sebagai identitas dari seorang pria dalam video tersebut.

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto mengungkapkan bahwa postingan video yang banyak beredar itu adalah benar. Termasuk pria dalam kartu identitas itu, disebut Didik adalah sebagai korban pembunuhan.

“Oh iya itu benar, meninggal dunia. (kejadian) sekitar 11.50 WIB di depan Indomart apa Alfamart di Arosbaya,” ungkap Didik ketika dihubungi Surya melalui sambungan seluler.

KTP yang beredar di WhatsApp atas nama SWT (inisial) kelahiran tahun 1968 dengan alamat, Dusun Betambek, Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

“Iya (KTP) itu betul. Saya tadi sempat ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Mohon waktu, kami masih mendalami,” jelas Didik.

Ia menambahkan, korban SWT saat berada di lokasi kejadian tidak sedang bersama orang lain dan sempat membeli makanan dan minuman di dalam pasar modern tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved