Cara Menggunakan Aplikasi MyHeritage Edit Foto Nostalgia Seolah Hidup Secara Gratis Tanpa Langganan

Aplikasi MyHeritage sempat ramai diperbincangkan oleh warganet karena aplikasi ini bisa menghidupkan foto dari kerabat lama kita menjadi hidup.

Playstore
Aplikasi MyHeritage Kolase Tangkapan Layar. 

Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM - Salah satu aplikasi yang saat ini sedang ramai dibicarakan oleh warganet adalah aplikasi MyHeritage.

Banyak dibahas di media sosial, MyHeritage dapat melakukan edit pada foto yang diam menjadi gambar yang bergerak seolah-olah foto tersebut hidup.

Aplikasi tersebut menggunakan teknologi yang bernama deep nostalgia.

Dilansir dari Newsweek pada 8 Maret 2021, teknologi deep nostalgia dirilis sebagai fitur di situs web layanan MyHeritage pada 25 Februari 2021.'

Baca juga: Kemensos Hentikan Santunan Rp 15 Juta untuk Keluarga Korban Covid-19, Ini Penjelasan Dinsos Sampang

Baca juga: Kapolres Pamekasan Silaturahmi ke Ponpes Miftahul Ulum, Imbau Patuhi Prokes 3M di Lingkungan Ponpes

Baca juga: Cara Lapor SPT Tahunan PPh Secara Online di djponline.pajak.go.id, Awas Jangan Sampai Terlambat

Baca juga: PPKM Skala Mikro, Tak Ada Penambahan Pasien Baru Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Nuraini Pare Kediri

Fitur dengan dukungan Artificial Intelligence (AI) tersebut disematkan di aplikasi My Heritage.

Deep Nostalgia mampu menghidupkan dan menggerakkan wajah seseorang yang ada di sebuah foto lawas hingga patung menjadi berbicara atau tersenyum.

Penggunaan My Heritage dengan fitur Deep Nostalgia memang sedang populer saat ini.

Para penggunanya kerap membagikan foto animasi itu ke aplikasi seperti TikTok, Instagram, Facebook hingga Twitter.

Foto-foto lawas tokoh dunia pun sering dianimasikan dalam My Heritage. Salah satunya foto.penemu induksi elektromagnetik Michael Faraday hingga penemu radioaktivitas Marie Curie dianimasikan menggunakan fitur ini.

Fitur Deep Nostalgia adalah sebuah platform penelusuran silsilah keluarga secara daring yang memanfaatkan teknologi AI.

My Heritage menggunakan AI berlisensi dari D-ID untuk menciptakan efek bergerak pada sebuah foto yang diunggah penggunanya.

Sekilas fitur Deep Nostalgia mirip seperti fitur iOS Live Photos, yang menggabungkan beberapa detik video untuk membantu fotografer smartphone menemukan jepretan terbaiknya.

Namun, perbedaan Deep Nostalgia adalah dapat mengambil foto dari kamera atau penyimpanan desktop untuk kemudian diunggah dan membuatnya seolah-olah 'hidup'. 

Meski mempunyai fitur canggih, Deep Nostalgia juga memiliki keterbatasan dalam menganimasikan sebuah objek. Fitur itu hanya dapat menangani satu foto kepala dan hanya dapat menganimasikan wajah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved