Berita Gresik
Kondisinya Kritis, Bayi Perempuan yang Dibuang ke Tempat Sampah Meninggal, Tak Sampai Sehari Dirawat
Bayi perempuan yang mengalami hipotermia usai dibuang ke tempat sampah itu meninggal dunia.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Reporter: Willy Abraham | Editor: Ayu Mufidah KS
TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Bayi perempuan yang ditemukan di tempat sampah di area makam Perumahan Oma Indah Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, meningal dunia.
Bayi perempuan itu meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit Ibnu Sina Gresik.
Baca juga: Warga Madura Tewas Dibacok, Ada Luka Sabetan di Beberapa Bagian Tubuhnya, Polisi Buru Pelaku
Baca juga: Dibuang ke Tempat Sampah, Bayi Perempuan Kritis setelah Ditemukan Tanpa Pakaian, Alami Hipotermia

Tidak sampai satu hari bayi perempuan seberat 1,1 kilogram meninggal dunia setelah ditemukan warga pagi tadi.
Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik Maftukhan mengatakan, tim medis RSUD Ibnu Sina Gresik telah berusaha sekuat tenaga untuk dapat memberikan pertolongan medis pada bayi malang itu.
"Bayi meninggal dunia sekitar pukul 14.15 Wib," kata Maftukhan, Rabu (10/3/2021).
Saat pertama kali dirujuk dari bidan desa, bayi perempuan tersebut kondisinya mengkhawatirkan.
Bayi sudah dalam kondisi mengalami gejala hipotermia.
Tim medis sudah melakukan berbagai upaya, tapi tidak dapat menolong keselamatan sang bayi yang sengaja dibuang itu.
"Bayinya kekurangan oksigen," ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, tempat sampah berwarna kuning yang berada di area makam mengundang perhatian warga Perumahan Oma Indah Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (10/3/2021) pagi.
Baca juga: Perumda Trunojoyo Sampang Ancam Hentikan hingga Putus Saluran Air Minum Pelanggan yang Menunggak
Baca juga: Tragedi Cinta Tak Direstui Calon Mertua, Pria 32 Tahun Kabur dengan Pacarnya, Pelarian Berujung Pilu
Warga setempat dihebohkan dengan kantong plastik merah di tempat sampah area makam yang ternyata berisi bayi perempuan.
Bayi perempuan yang terbungkus kantong plastik merah di tempat sampah area makam itu pertama kali ditemukan penjaga makam Sutanto (58).
Saat itu, Sutanto yang hendak membersihkan sampah, tak sengaja menemukan bayi perempuan di dalam kardus, yang dibungkus kantong plastik merah.
Ia mengatakan, bayi tersebut ditemukan lengkap dengan tali pusar.