Breaking News:

Berita Sampang

Perumda Trunojoyo Sampang Ancam Hentikan hingga Putus Saluran Air Minum Pelanggan yang Menunggak

Langkah itu diambil sebagai tindakan tegas atas tunggakan sejumlah pelanggan air minum di Kabupaten Sampang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Sumber produksi air Ruberuh 1 dan 2 milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Trunojoyo Sampang, Madura. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Trunojoyo Kabupaten Sampang mengancam akan melakukan pemutusan air pada pelanggan yang membandel.

Langkah itu diambil sebagai tindakan tegas atas tunggakan sejumlah pelanggan air minum di Kabupaten Sampang.

Baca juga: Warga Madura Tewas Dibacok, Ada Luka Sabetan di Beberapa Bagian Tubuhnya, Polisi Buru Pelaku

Baca juga: Tragedi Cinta Tak Direstui Calon Mertua, Pria 32 Tahun Kabur dengan Pacarnya, Pelarian Berujung Pilu

Kepala bagian (Kabag) Hubungan Langganan Perumda Trunojoyo Air Minum Sampang, Yazid Solihin mengatakan, jumlah tunggakan pembayaran langganan air minum pelanggan yang belum tertagih mencapai Rp 10.559.269.893.

Maka dari itu, PDAM Trunojoyo Sampang berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Sampang untuk melakukan penagihan sebagai antisipasi adanya pelanggan yang membandel.

Yazid Solihin mengatakan, tujuan kerja sama dengan Kejari Sampang dilakukan untuk memberikan ketegasan dan penegakan pelanggan yang menunggak.

Kendati demikian, kata dia, tindakan tersebut dilakukan terhadap pelanggan yang mempunyai tunggakan cukup lama yakni, mencapai 50 bulan keatas.

Dalam penagihannya, pelanggan akan mendapatkan surat dari Kejari Sampang untuk memenuhi panggilan.

Baca juga: Biro Jasa Pembuatan SIM Beredar di Ponorogo, Pelaku Janjikan Langsung Jadi, Begini Kata Polisi

Baca juga: Kantor DKPP Pamekasan Didemo, Massa GMNI Desak Penjualan Pupuk dari Kios Sertakan Nota Penjualan

"Jadi pelanggan akan berurusan dengan Kejari Sampang dan ketika pelanggan tidak mau bayar akan diberi sanksi berupa penutupan atau pemutusan penyaluran air," ujarnya, Rabu (10/3/2021).

Ia menambahkan, saat penyaluran air diberhentikan bukan berarti tunggakannya hangus atau tidak harus dibayar.

Melainkan, pelanggan akan masuk ke dalam daftar hitam, sehingga untuk melakukan pembukaan penyaluran harus melunasi terlebih dahulu.

"Meskipun tidak melunasi secara langsung, harus ada upaya melakukan pembayaran dengan cara mencicil," tutur Yazid Solihin.

"Sedangkan untuk pembayarannya bisa dilakukan di Kejari Sampang atau ke PDAM Trunojoyo Sampang," imbuhnya.

Baca juga: Identitas Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Akibat Dibacok Diketahui, Korban Warga asal Madura

Baca juga: Jumlah Vaksin Covid-19 Tak Mencukupi, Ribuan Nakes di Sampang Terpaksa Divaksin Katagori Multi Dous

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved