Breaking News:

Berita Sampang

Jumlah Vaksin Covid-19 Tak Mencukupi, Ribuan Nakes di Sampang Terpaksa Divaksin Katagori Multi Dous

Penyuntikan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang Madura menggunakan katagori multi dous.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Anggota Polres Sampang saat menjalankan vaksinasi covid-19 sembari memegang plang kecil bertuliska semacam motivasi di halaman belakang Mapolres Sampang, Madura, Rabu (24/2/202). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap dua kepada ribuan tenaga kesehatan di Kabupaten Sampang Madura menggunakan katagori multi dous.

Sebab, penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap satu dengan katagori singgel dous dinilai tidak mencukupi.

Baca juga: Identitas Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Akibat Dibacok Diketahui, Korban Warga asal Madura

Baca juga: Kabupaten Sumenep Zona Kuning Covid-19, Kegiatan yang Mengundang Massa Tetap Dilarang, Ini Alasannya

Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes dan KB Sampang, Yuliono mengatakan, katagori singgel dous adalah satu kemasan vaksin hanya dapat digunakan untuk satu sasaran.

"Sedangkan multi dous satu kemasan yang digunakan untuk lebih dari satu sasaran tepatnya, sampai 10 sasaran," ujarnya Rabu (10/3/2021).

Jumlah vaksin katagori singgle dous yang digunakan pada tahap pertama kepada  tenaga kesehatan di Kabupaten Sampang sebelumnya kurang mencukupi.

Masing-masing orang yang divaksin mendapat dua kali oenyuntikan, sehingga terdapat beberapa nakes penyuntikannya menggunakan vaksin tahap dua, katagori multi dous.

"Jumlah vaksin singgle dous itu hanya 4000 dosis dan data sasaran 3.022 orang, dan itu disuntik dua kali, jadi bila di kalkulasikan membutuhkan 6.044 dosis," terang Yuliono.

"Maka dari itu Nakes yang akan menjalankan vaksinasi tahap kedua sekitar 2.000 orang," imbuh dia.

Lebih lanjut, menurutnya dosis vaksin tahap dua itu fungsinya sama, berdanya hanya terletak pada kemasannya dan jumlah sasarannya saja.

"Jadi Nakes yang menggunakan dosis vaksin tahap dua, multi dous tidak ada masalah," pungkasnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kota Surabaya Belum Dibuka, Bisa Diterapkan Jika Zona Risiko Rendah Covid-19

Baca juga: Tunggakan Pelanggan Perumda Air Minum Capai Rp10 M, PDAM Sampang Gandeng Kejari Tindak yang Bandel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved