Breaking News:

Berita Tulungagung

Ngaku Polisi, Warga Lumajang Nipu di Kota Blitar Kena Batunya di Tulungagung: Masker Logo TNI Polri

jadi polisi gadungan, warga Lumajang beraksi melakukan penipuan di Kota Blitar, akhirnya kena batunya di Tulungagung masker logo TNI Polri jadi saksi

Penulis: David Yohanes
Editor: Mujib Anwar
TribunMadura.com/David Yohanes
Adam Wijaya (24), warga Lumajang tersangka penipuan dan penggelapan dengan modus menyaru sebagai polisi gadungan di Tulungagung. 

“Hanya pistol plastik milik anak saya. Belinya Rp 15.000,” ucapnya, saat di depan polisi.

Adam  mengaku sedang mengalami kesulitan keuangan sehingga terpikir untuk melakukan kejahatan.

Dengan pembawaan yang meyakinkan,  Adam menangkap rombongan remaja dengan alasan tidak mematuhi protokol keseahatan dan tidak mengenakan helm.

Selain itu itu ada dua remaja yang akan menguji kecepatan sepeda motor juga ditangkap.

Para korban dikumpulkan semua di wilayah Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan.

Mereka yang tidak bisa bayar Rp 100.000 diminta menyerahkan ponsel sebagai jaminan.

Ada tiga remaja yang menyerahkan ponselnya, kemudian dibawa kabur oleh Adam.

“Dia hanya sekali beraksi di wilayah Tulungagung. Tapi sudah lima kali beraksi di Kota Blitar,” terang Kapolsek Rejotangan, AKP Hery Poerwanto.

Lanjut Hery, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota.

Baca juga: Pembangunan Jalan Tol Malang Selatan, Harga Tanah di 4 Kecamatan Kabupaten Malang Diprediksi Naik

Baca juga: Bule Rusia Heran Kelakuan Warga Indonesia Malas Soal Hal Berikut, Pakai Baju Tidur Hingga Soal Mandi

Nantinya Adam juga akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di wilayah Kota Blitar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved