Breaking News:

Mayat Bayi di Sumenep

BREAKING NEWS - Jasad Bayi Mengenaskan Ditemukan di Pinggir Pantai, Diduga Korban Mutilasi

Janin bayi diduga korban mutilasi, sebab kondisi jenazah ditemukan dalam keadaan tidak utuh. Diantaranya, tanpa kepala, kedua tangan dan kedua kakinya

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Jenazah bayi yang ditemukan di Pulau Masalembu, Sumenep, diduga korban mutilasi 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Jasad bayi ditemukan di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (24/3/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Penemuan bayi ini membuat geger warga sekitar.

Sebab, diduga jasad bayi itu menjadi korban mutilasi.

Jenazah janin bayi ditemukan pertama kali oleh warga bernama setempat bernama Sanim (38) di pinggir pantai Desa Sukajeruk, Kecamatan atau Pulau Masalembu Sumenep.

Baca juga: Bocor Inisial Calon Suami Nikita Mirzani, Ungkap Pribadi Pacar yang Masih Dirahasiakan, Inisial A?

Baca juga: Ulang Tahun Tanpa Suami, Krisdayanti Syok Pergoki Raul Lemos Lakukan Ini di Timor Leste: Nasib LDR

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Lengkap Sabtu 27 Maret 2021, Capricorn Perkuat Cinta, Pisces Kurang Komunikasi

Janin bayi diduga korban mutilasi, sebab kondisi jenazah ditemukan dalam keadaan tidak utuh.

Diantaranya, tanpa kepala, kedua tangan dan kedua kakinya.

"Sadis, warga menemukan seorang bayi perempuan ditemukan tewas dalam keadaan kepala terpotong, kedua tangan dan kedua kakinya," kata Hasan, warga asli pulau Masalembu saat dihubungi, Jumat (26/3/2021).

"Bayi itu ditemukan warga sini, tepatnya disebelah pantai jembatan proyek (Elnusa), tepatnya di sebelah bekas tangki minyak proyek di Masalembu," tambahnya.

Menurut warga yang menemukan pertamakali kata Hasan, yakni Sanim mengaku saat ditemukan langsung dibawa ke rumahnya untuk dimandikan bersama warga setempat.

"Janin bayi itu setelah dibawa pulang dimandikan dan dikuburkan, saat dikuburkan setelah solat mahgrib," kata Hasan.

Kapolsek Masalembu, IPTU Sudjarwo saat dikinfirmasi berkali-kali belum bisa merespon dan memberikan keterangan, sebab jaringan via telepon ada gangguan.

Hingga berita ini ditayangkan, TribunMadura.com terus melakukan upaya konfirmasi pada pihak terkait.

 
Berita terkait Sumenep

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved