Breaking News:

Berita Lamongan

Kandang Ayam Jadi Saksi Bisu Aksi Bejat Bapak Tiduri Anak Usia 8 Tahun, 'Sebulan Tak Dijatah Istri'

Kandang ayam menjadi saksi bisu aksi bejat seorang bapak bernama Kusiyanto (35) tiduri anak berusia 8 tahun di Lamongan. Akui tak dapat jatah istri.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa/TribunMadura.com
Kandang ayam menjadi tempat aksi bejat seorang bapak bernama Kusiyanto (35) tiduri anak berusia 8 tahun di Lamongan. Alasannya tak dapat jatah istri. 

Reporter: Hanif Manshuri| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Kandang ayam menjadi saksi bisu aksi bejat seorang bapak bernama Kusiyanto (35) tiduri anak berusia 8 tahun di Lamongan. Alasannya tak dapat jatah istri.

Peristiwa pemerkosaan anak di bawah umur terjadi di sebuah kandang ayam yang terletak di Desa Sukorame, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Pemerkosaan itu dilakukan di rumah mertua untuk pertama kali.

Aksi pemerkosaan itu bermula ketika Kusiyanto (35) melihat bagian tubuh seorang anak di bawah umur, KR (8) tahun, ia nekat menidurinya.

Puncak libido diakui saat ia mendapati korban sedang bermain tidak jauh dari rumahnya dan pakaian bawahnya (rok, red) menyingkap.

Baca juga: Doa Penenang Hati Agar Tenteram dan Damai, Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia

Baca juga: Antisipasi Dampak Teror Bom Makassar, Personel Gabungan Perketat Pengamanan Gereja di Sidoarjo

Baca juga: Kumpulan Doa Agar Terhindar dari Beragam Fitnah Teman dan Kezaliman Pimpinan di Tempat Kerja

Baca juga: Ramalan Shio Hoki Rabu 31 Maret 2021: Hari yang Tepat Shio Tikus Cepat Bekerja dan Kambing Beruntung

"Waktu itu saya melihat tubuh korban, saat roknya nyingkap, " aku Kusiyanto saat dikeler di depan para awak media, Selasa (30/3/2021).

Tindakan biadab pertama itu diakui tersangka tidak sampai berhasil menyetubuhi KR, dan hanya menekan - menekan saja.

Belum sampai puas, ternyata anak tersangka yang baru berumur 5 tahun datang.

Ia kemudian bergegas melepaskan korban untuk bermain dengan anak pelaku.

"Saya lepas saja, kemudian main sama anak saya, " katanya.

Merasa belum puas, tiga belas hari sesudah kejadian pertama, tersangka kembali mengulangi perbuatan bejatnya di kandang ayam milik pelaku.

Menurut pengakuan tersangka, kejadian kedua pada Minggu (21/3/2021) sekira pukul 13.00 WIB, tiba - tiba korban mendatangi tersangka saat sedang memberi makan ayam.

"Anak itu datang ke kandang minta telur, " kata Kusiyanto.

Tapi karena tidak telur, tersangka tidak bisa memenuhi permintaan korban. Tersangka terbesit kembali untuk mencari kepuasan pada korban.

Ia berusaha maraih tangan korban dan berhasil, kemudian tangan nakal tersangka mulai liar hingga ke bagian dada korban.

Korban meronta dan berhasil lepas dari cengkraman tersangka.

Ditanya TribunMadura.com mengapa sampai nekat memperdayai anak di bawah umur ?

Kusiyanto mengaku karena sedang ada problem dengan istri.

Hampir sebulan lamanya ia tidak mendapat jatah dari sang istri.

"Saya sedang ada masalah dengan istri. Pemicunya masalah ekonomi, " aku tersangka.

Masalah itu kemudian sampai sang istri tidak lagi mau melayani kebutuhan rohani tersangka." Sebulan tidak pernah mau melayani saya, " katanya.

Ternyata itu yang membuat dirinya tak terarah menyalurkan hasratnya, hingga anak di bawah umur jadi sasaran.

Perbuatan bejat ini tercium ibu korban dan dilanjutkan lapor ke kepala dusun. Oleh Kasun dilanjut ke Polsek Sukorame dan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Tersangka diamankan di rumahnya dan tidak melakukan perlawanan. Polisi mengamankan barang bukti 1 buah baju tengan panjan warna merah, 1 buah rok panjang warna biru dan 1 celana dalam warna biru.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap korban, karena korban anak dibawah umur. " Tentu ada dampak psikologis terhadap korban, " kata Miko didampingi Kasat Reskrim, AKP Yoan Septi Hendri.

Tersangka dijerat Pasal 81 ayat (1) dan atau Pasal (2) dan atau Pasal 2 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjarah.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terbaru Rabu 31 Maret 2021, Leo Dimabuk Cinta, Sagitarius Meluapkan Kerinduan

Baca juga: Ramalan Zodiak Lengkap Rabu 31 Maret 2021, Gemini Tertekan, Cancer Waspada Ancaman Masalah Keuangan

Baca juga: Prediksi Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 16, Ini Cara Cek Lolos atau Tidak

Baca juga: Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka? Simak Syarat yang Harus Disiapkan di Sini

Simak artikel lain terkait pencabulan

Simak artikel lain terkait ayah tega memperkosa anak kandungnya

Simak artikel lain terkait pemerkosaan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved