Berita Pamekasan
KLB Moeldoko Ditolak Pemerintah, Ketua Bappilu DPC Pamekasan Sebut AHY Berikan Gebrakan Luar Biasa
Ketua Bappilu DPC Pamekasan bersyukur hasil pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara ditolak oleh Kemenkumham.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Reporter: Kuswanto Ferdian| Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Demokrat Pamekasan, Ismail mengaku bersyukur pasca Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan pemerintah menolak mengesahkan kepengurusan DPP Partai Demokrat periode 2021-2025 hasil Kongres Luar Biasa Deli Serdang atau KLB Demokrat dengan Ketua Umum Moeldoko.
Kata dia, sekitar sebulan terjadi gonjang-ganjing di tubuh Partai Demokrat.
Namun, gonjang-ganjing itu dianggap sebagai cobaan biasa oleh kader Partai Demokrat.
Baca juga: Persela Lamongan Vs Madura United, Didik Ludianto: Nama Besar Bukan Jaminan Menang!
Baca juga: Belok Kiri Langsung di Kota Malang Sudah Tidak Boleh, Nekat Melanggar Bisa Kena Denda Rp 500 Ribu
Baca juga: Pasca-insiden Mabes Polri, Polres Tulungagung Perketat Penjagaan Objek Vital dan Penyimpanan Vaksin
Baca juga: Belum Ada Kepastian Pemberangkatan Haji 2021, 400 CJH di Kabupaten Sampang Jalani Vaksinasi Covid-19
"Alhamdulillah sejak Kongres V di Jakarta, Partai Demokrat sangat solid di bawah kepemimpinan mas AHY ( Agus Harimurti Yudhoyono )," kata Ismail saat dihubungi TribunMadura.com, Kamis (1/4/2021).
Menurut dia, sejak awal semua pengurus dan kader Partai Demokrat sangat solid di bawah kepemimpinan AHY.
Selain itu, AHY dinilai memberikan gebrakan luar biasa sejak memimpin Partai Demokrat.
Di antaranya, selama pandemi Covid-19 berlangsung, Partai Demokrat menggagas program bantuan sosial untuk masyarakat yang mengusung tema 'Demokrat Peduli'.
Kata Ismail dana yang digelontorkan Partai Demokrat untuk merealisasikan program itu menghabiskan sekitar Rp 250 Miliar.
Bantuan sosial tersebut diserahkan langsung ke masyarakat oleh semua pengurus Partai Demokrat se-Indonesia.
"Pemberian itu langsung diinstruksikan oleh Ketua UMUM DPP, lalu ke DPC, hingga ke PAC," urainya.
Selain program itu, Partai Demokrat juga menggagas bina UMKM dan telah terealisasi secara signifikan hingga saat ini.
Serta, selama pandemi Covid-19, Partai Demokrat di berbagai daerah juga menyediakan WiFi gratis khusus anak sekolah yang menjalani pembelajaran secara virtual.
"Ketum AHY memerintahkan kami para kader Partai Demokrat di berbagai daerah agar membantu masyarakat pada saat pandemi Covid-19," bebernya.
Ismail juga mengaku bangga menjadi kader Partai Demokrat yang dipimpin oleh pemimpin visioner seperti AHY.