Piala Menpora 2021
Persela Lamongan Vs Madura United, Didik Ludianto: Nama Besar Bukan Jaminan Menang!
Persela Lamongan akan menghadapi Madura United pada laga lanjutan Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Penulis: Khairul Amin | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM - Persela Lamongan akan menghadapi Madura United pada laga lanjutan Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 1 April 2021 pukul 18.30 WIB.
Saat ini, Persela ada di posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan satu poin dari satu kali penampilan.
Sedangkan, Madura United ada di peringkat runner-up klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari dua kali main.
Skuad Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan, pun sudah melupakan keberhasilan mereka menahan imbang PSS Sleman secara menegangkan di laga pertama.
Baca juga: Belok Kiri Langsung di Kota Malang Sudah Tidak Boleh, Nekat Melanggar Bisa Kena Denda Rp 500 Ribu
Baca juga: Pasca-insiden Mabes Polri, Polres Tulungagung Perketat Penjagaan Objek Vital dan Penyimpanan Vaksin
Baca juga: Waspadalah, 6 Shio Ini Bernasib Sial Besok, Jumat 2 April 2021: Kerbau Lesu, Babi Hindari Mengeluh
Baca juga: Belum Ada Kepastian Pemberangkatan Haji 2021, 400 CJH di Kabupaten Sampang Jalani Vaksinasi Covid-19
Mereka punya waktu tiga hari untuk bersiap hadapi Madura United.
Jelang laga nanti, Persela Lamongan sangat percaya diri menghadapi Madura United dalam lanjutan penyisihan Grup C Piala Menpora 2021.
Tim Laksar Joko Tingkir ini tidak keder meladeni Madura United yang bermaterikan pemain bintang.
Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto sampaikan, di Piala Menpora 2021, nama besar tidak menjadi jaminan menang mudah.
"Yang jelas yang bisa memenangkan pertandingan bukan tim besar bukan nama besar, tapi semangat yang berkobar, itu kami tekankan ke pemain," ungkap Didik Ludianto.
Didik Ludianto beralasan, pada ajang turnamen pramusim ini, tim masih terus melakukan uji coba mencari komposisi utama terbaik.
Bongkar pasang pemain dalam setiap laga dilakukan pelatih. Akibatnya, performa tim tidak stabil dan cenderung akan banyak kesalahan.
"Satu tahun tidak ada sepak bola pasti juga berpengaruh," tegas pelatih asal Bojonegoro itu.
Maka tidak heran, Didik menyebut di Piala Menpora kali ini terjadi banyak kejutan.
"Siapapun pasti ada kejutan, buktinya Arema juga tidak lolos, itu contoh. Ini pramusim, tapi jelasnya kami persiapan untuk ke liga," tambahnya.
Arema FC diapastikan tidak lolos babak fase grup Piala Menpora 2021 setelah menjadi juru kunci Grup A dengan hanya mengoleksi 1 poin dari hasil dua kekalahan, satu laga imbang.