Berita Sumenep
Dipecat Sebagai Ketua PAC Demokrat Kabupaten Sumenep, Winanto Angkat Bicara
Setelah dipecat sebagai Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Kota Sumenep, Winanto angkat bicara.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
Reporter: Ali Hafidz Syahbana| Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kemelut di internal kader Partai Demokrat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih bergejolak.
Winanto yang dipecat sebagai Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep angkat bicara.
Winanto mempertanyakan pemecatan dirinya oleh DPD Partai Demokrat Jawa Timur berdasarkan pertimbangan usulan dari DPC PD Sumenep.
Sebab menurutnya pemecatan tersebut cacat hukum lantaran tidak sesuai dengan AD/ART partai.
"Pada hari Senin 15 Maret 2021, saya telah menerima surat dari DPC dan salinan Surat Keputusan DPD Partai Demokrat Jawa Timur perihal pemberhentian saya sebagai ketua PAC. Surat itu tertanggal 29 Januari 2021," tutur Winanto pada Selasa, (6/4/2021).
Baca juga: Pemerintah Kota Blitar Izinkan Warga Shalat Tarawih Berjemaah di Masjid saat Bulan Ramadan 2021
Baca juga: Kabupaten Tulungagung Kembali Berlakukan PPKM Mikro, Dinilai Efektif Kendalikan Penyebaran Covid-19
Baca juga: Arti Mimpi Tenggelam, Apa Pertanda Buruk? Ternyata Kamu akan Dapat Rezeki hingga Merasakan Kesedihan
Baca juga: 2.152 Personel Gabungan di Kabupaten Sumenep Madura Amankan Pilkades Serentak 2021
Yang membuat dirinya merasa heran katanya, dalam surat tersebut tidak ada salinan surat usulan dari DPC ke DPD terkait masalah dan dasar-dasar dirinya diberhentikan sebagai ketua PAC Demokrat Kecamatan Kota Sumenep.
"Pada saat diminta ke DPC terkait salinan surat itu, katanya belum ditemukan. Jadi intinya sampai saat ini saya belum memegang salinan surat tersebut. Sebenarnya kan DPC kalau sulit mencari, kan tinggal minta copynya ke DPD," tandasnya.
Dari kekecewaan itu, Winanto meminta pada Ketua Umum Partai Demokrat, yakni AHY untuk turun tangan langsung agar dapat mengembalikan haknya.
Karena selama menjadi kader Partai Demokrat katanya, dirinya merasa tidak pernah melakukan pelanggaran.
Dari itu, Winanto meminta AHY meminta hak-hak dirinya yang menurut pengakuannya sendiri telah dirampas dengan semena-mena.
"Intinya saya dianggap salah, tapi tidak tahu masalahnya," tambahnya.
Dikonfirmasi Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi mengaku tidak perlu menanggapi persoalan tersebut.
Indra Wahyudi mengatakan, yang menjadi fokus DPC Demokrat Sumenep kedepan ialah mempersiapkan pematangan konsolidasi kader Partai Demokrat.
"Jadi kita fokus ke depan saja lah, untuk kerja-kerja Demokrat yang lebih baik," terang Indra Wahyudi.
Simak artikel lain terkait Kabupaten Sumenep
Simak artikel lain terkait Partai Demokrat dan Agus Harimurti Yudhoyono
Simak artikel lain terkait Madura
FOLLOW US:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/winanto-diberhentikan-dari-ketau-pac-demokrat-kecamatan-kota-kabupaten-sumenep.jpg)