Breaking News:

Berita Madura

Kasus TBC di Sumenep Rangking Pertama di Jatim, Pada Tahun 2020 Ditemukan 1.667 Kasus

Angka kasus penyakit menular Tuberkulosis (TB/TBC) semakin meningkat jumlahnya di Kabupaten Sumenep, Madura.

ecdc.europa.eu
Ilustrasi TBC - Angka kasus penyakit menular Tuberkulosis (TB/TBC) semakin meningkat jumlahnya di Kabupaten Sumenep, Madura. 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Angka kasus penyakit menular Tuberkulosis (TB/TBC) semakin meningkat jumlahnya di Kabupaten Sumenep, Madura.

Kabupaten Sumenep ini menjadi kabupaten atau Kota rangking pertama kasus penderita TB tertinggi. Penyakit ini ditularkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah membenarkan dan berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes) bahwa angka kasus TBC di Kabupaten Sumenep mengalami peningkatan.

Pada tahun 2018 total kasus TBC ada 1708 kasus, pada tahun 2019 totalnya sebanyak 1882 kasus dan pada tahun 2020 ditemukan 1667 kasus.

Dari itulah Pemkab Sumenep kata Dewi Khalifah, mengambil langkah cepat untuk menekan angka penyakit TBC ini mengingat posisi Kabupaten Sumenep peringkat pertama di Jawa Timur.

Baca juga: Panen Raya Padi di Pamekasan Diprediksi Pertengahan April, Sebagian Petani Bersiap Tanam Tembakau

Baca juga: Tidak Ada Larangan Salat Tarawih Berjemaah di Kabupaten Sampang Madura, Asalkan Penuhi Syarat Ini

"Ini bukan rangking kelas, akan tetapi ini penyakit," kata Dewi Khalifah pada Selasa (6/4/2021).

Bagaimana dalam menekan angka laju kasus penyakit TBC ini, ketua Muslimat NU Sumenep ini mengatakan hal itu perlu ada sinergitas seluruh elemen serta memberi pemahaman soal penyakit TBC.

"Kami berharap setiap tahunnya angka TBC di Sumenep ini bisa diturunkan," pintanya.

Mengacu laporan WHO Indonesia peringkat kedua dalam penyakit TBC dengan 845 ribu orang dengan estimasi 96 ribu kematian atau 11 kematian perjamnya.

"Upaya pemerintah bisa dengan memberikan edukasi soal bahaya TBC sekaligus pengobatanya,m," tandasnya.

Penyakit Tuberculosis atau lebih dikenal dengan TBC ini rasanya sudah tak asing lagi di Indonesia. Karena penyakit ini sudah lama menjangkit sebagian Masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

"Rata-rata kasus TBC ini masih dalam usia produktif, sangat disayangkan sekali," ucapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Stop TB Patnership Indonesia (STPI), Indonesia adalah Negara terbesar ke 2 dalam penyebaran kasus TBC.

Baca juga: Bangkalan Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, BPBD: Berpotensi Terjadi hingga Sepekan ke Depan

Baca juga: Polres Pamekasan Awasi Kotak Amal yang Diisukan Sumber Dana Teroris, Antisipasi Ancaman Terorisme

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved