Breaking News:

Berita Madura

Panen Raya Jelang Puasa Ramadhan 2021, Wabub Sumenep Sebut Alami Surplus Beras

Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah menyebutkan jelang puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Sumenep mengalami Surplus (Kelebihan) beras.

TRIBUNMADURA.COM/Ali Hafidz Syahbana
Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah saat tinjau langsung panen raya padi di Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep pada Selasa (6/4/2021). 

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep katanya, pihaknya akan terus melakukan torobosan-terobosan. Bahkan selain beras katanya, nanti juga mendorong para petani untuk melakukan penanaman beras merah atau hitam.

Alasannya, karena dari beras itu nanti ada beberapa hasil olahan.

Baca juga: Polres Pamekasan Awasi Kotak Amal yang Diisukan Sumber Dana Teroris, Antisipasi Ancaman Terorisme

Baca juga: Bunuh Bocah SD di Pamekasan, Pria Sumenep Akui Menyesal, Saat Ditebas Samurai Korban Sempat Bangun

"Kepada ibu, untuk menjadikan beras sebagai bahan dasar untuk membuat kue," katanya.

Tentu hal itu katanya, yang memang ada berapa daerah pertanian di Sumenep yang perlu dikembangkan dengan mengunakan pupuk organik, baik dari pupuk kandang atau kompos dan bahkan perpaduan seperti saat ini.

"Karena masyarakat dunia saat ini lebih tertarik dengan bahan makanan yang sehat yang tidak menggunakan kimia. Mudah-mudahan ini menjadi percontohan di Kabupaten Sumenep," harapnya.

Di tempat yang sama Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh mengatakan jika luas lahan untuk demonstrasi plot (Demplot) padi yang memanfaatkan pupuk organik produk Natural Nusantara (NASA) 0,5 hektar di wilayah desanya.

"Dengan program tanam padi sehat menggunakan pupuk organik ini, biaya produksi tidak bengkak," kata Rahman Saleh.

Pihaknya berharap, panen raya uji coba penggunaan pupuk organik kali ini menjadi komitmen pemerintah desa dan petani untuk memajukan pertanian organik di desanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved