Breaking News:

Berita Situbondo

Buang Air Besar di Sungai, Tukang Pijat asal Situbondo Menghilang, Ada Sarung Korban Tertinggal

Tukang pijat itu dikabarkan hilang saat buang air besar di Sungai Deluwang pada Kamis (08/04/2021) malam.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Pencarian tukang pijat Misrin Bakia (82) di Sungai Deluwang, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNMADURA.COM.SITUBONDO - Seorang warga Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Misrin Bakia (82), dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Tukang pijat itu dikabarkan hilang saat buang air besar di Sungai Deluwang pada Kamis (08/04/2021) malam.

Saat itu, korban berpamitan pergi ke Sungai Deluwang untuk buang air besar.

Namun, beberapa saat kemudian, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Baca juga: Uang Warga Kampung Miliarder Tuban Disebut-Sebut Tinggal Rp 50 Juta, Kades: Hanya Pengakuannya Saja

Baca juga: Pengakuan DPO Kasus Asusila asal Sumenep, Tak Kuat Nafsu Lihat Tubuh Anak, Kabur hingga ke Luar Kota

Baca juga: Layanan Rapid Test Antigen Gratis untuk Calon Mahasiswa Baru, Dinkes Bondowoso: Tersedia 2.000 Rapid

Pihak keluarga sempat mencari ke kamarnya, namun korban tidak ada.

Mereka lantas mencari ke rumah kerabat atau saudaranya yang lain dan di sekitar wilayah dusun di desanya.

Akan tetapi, upaya pencarian korban tidak membuahkan hasil.

Pria yang sehari hari sebagai tukang pijat itu tidak ditemukan.

Sekitar pukul 06.WIB, seorang penambang pasir bernama Debi (25), menemukan sarung yang diduga milkk korban di pinggir sungai.

Penemuan itu dilaporkan ke pihak keluarga korban.

Baca juga: 22 Pasangan di Luar Nikah Terjaring Razia Tempat Kos di Blitar, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Baca juga: BREAKING NEWS - Wakil Ketua PWM Jatim Nadjib Hamid Meninggal Dunia di RS Siti Khodijah Sidoarjo

"Iya sarung yang ditemukan itu milik suaminya," kata Niwa kepada petugas BPBD Situbondo.

Dengan ditemukan sarung tersebut, pihak keluarga melaporkan ke pihak aparat deaa setempat.

"Korban belum ditemukan, sekarang masih dalam proses pencarian," ujar Ipung, anggota Pusdalop BPBD Situbondo saat dihubungi Surya ( grup TribunMadura.com )

Menurutnya, upaya pencarian korban melibatkan beberapa anggota dari pihak Forkopimca, BPBD, Tagana, Basarnas dan masyarakat.

"Pencarian korban akan kita lakukan sampai ke muara sungai," kata Ipung. ( Surya/izi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved