Breaking News:

Berita Jember

Tersandung Kasus Pencabulan, Oknum Dosen di Jember Dibebastugaskan dari Jabatan Langsung dari Rektor

Dosen perguruan tinggi di Kabupaten Jember itu tersangkut kasus dugaan pelecehan seksual kepada keponakannya.

moroccoworldnews.com
Ilustrasi - dosen di Jember dibebastugaskan setelah tersandung kasus dugaan pencabulan 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Rektor Universitas Jember membebastugaskan dosen RH dari jabatannya sebagai Koordinator Program Magister (S-2) Program Studi Ilmu Administrasi FISIP Universitas Jember.

Pembebastugasan dosen RH itu dilakukan Rektor Universitas Jember menyikapi laporan beberapa pihak tentang dugaan pelanggaran disiplin PNS.

Sebelumnya, RH ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap keponakannya, seorang gadis berusia 16 tahun.

Wakil Koordinator Bidang Humas Universitas Jember, Rokhmad Hidayanto mengatakan, Rektor Unej Iwan Taruna telah membentuk tim pemeriksa kasus tersebut.

Baca juga: Hasil Visum Korban Keluar, Oknum Dosen di Jember Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan

Baca juga: Oknum Dosen di Jember Dipolisikan, Diduga Cabuli Keponakannya, Modus Terapi Kanker Payudara

Baca juga: Orangtua Sibuk Berbincang, Dua Bocah Tercebur ke Kolam Ikan, Lemas hingga Muntah sebelum Meninggal

"Tim ini sedang bekerja mengumpulkan bukti-bukti tentang dugaan pelanggaran disiplin PNS tersebut," kata Didung, panggilan akrab Rokhmad Hidayanto, Kamis (15/4/2021).

"Berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh dan mengingat ancaman hukumannya disiplin tingkat berat, sesuai pasal 27 PP No 53 tahun 2010 maka Tim Investigasi/Tim Pemeriksa memberikan rekomendasi kepada Rektor untuk membebastugaskan sementara RH dari jabatannya sebagai Koordinator Program Magister (S-2) Program Studi Ilmu Administrasi FISIP Universitas Jember," ujar dia.

Rekomendasi tim pemeriksa itu, lanjut Didung, langsung direspon oleh Rektor Unej Iwan Taruna dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK).

SK Nomor 6954/UN25/KP/2021 itu berisi tentang pembebasan sementara dari tugas jabatan Koordinator Program Magister (S-2) Program Studi Ilmu Administrasi Fisip Universitas Jember.

Pembebastugasan sementara tersebut dalam rangka mendukung kelancaran pemeriksaan oleh Tim Investigasi/Tim Pemeriksa.

Selain itu juga dilatarbelakangi perkembangan status hukum RH yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Jember.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved